Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menko PMK Harap Pemudik Tunda Kepulangan, Manfaatkan Diskon Tarif Tol 17-19 April

Kompas.com - 15/04/2024, 05:54 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengajak masyarakat memanfaatkan diskon tarif jalan tol guna menghindari kemacetan saat puncak arus balik Lebaran 2024.

"Masih ada kesempatan untuk mendapatkan tarif diskon tol yaitu tanggal 17 sampai 19. Jadi silakan para pemudik yang menunda keberangkatannya, masih bisa dapat," kata Muhadjir di Km 29 Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Senin (15/4/2024) dini hari.

Selain itu, Muhadjir juga mengingatkan adanya kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).

Dia juga berharap para ASN yang mudik bisa menunda kepulangannya dari kampung halaman.

"Jangan lupa juga masih ada juga kebijakan untuk WFH, terutama untuk ASN sehingga dia bisa menunda pulang," ujar dia.

Baca juga: Mudik Lebaran yang Terasa Singkat, Besok Harus Bekerja Lagi...

Dalam kesempatan ini, Muhadjir mengatakan ada sejumlah kepadatan terjadi di beberapa ruas jalan tol.

Salah satu kepadatan terjadi di sekitar Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) yang menuju Tol Jakarta Cikampek.

Meski begitu, ia berharap tidak ada kemacetan total terjadi selama masa arus balik Lebaran ini.

"Insya Allah mudah-mudahan target kita tidak ada kurva yang ekstrem terjadi peak hours maupun peak days, mudah-mudahan target kita tercapai," ujar dia.

Baca juga: One Way di Km 414 hingga Km 72 Tol Cipali Diperpanjang

Adapun puncak arus balik diprediksi terjadi tanggal 14 dan 15 April 2024.

PT Jasa Marga pun memberikan potongan atau diskon tarif Tol Trans Jawa pada 17-19 April sebesar 20 persen kendaraan dari Semarang mengarah ke Jakarta.

Korlantas Polri juga telah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di antaranya one way (satu arah), contraflow (lawan arus), dan ganjil genap di sejumlah ruas jalan tol.

Per Senin dini hari, skema one way diterapkan di Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 72 Tol Cipali.

Sementara skema contraflow diberlakukan sebanyak dua lajur di Km 72 Tol Cipali sampai Km 66 Tol Jakarta Cikampek, kemudian dilanjutkan sebanyak tiga lajur hingga Km 47, dan dilanjutkan satu lajur hingga Km 36 Tol Jakarta Cikampek.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prabowo Koreksi Istilah 'Makan Siang Gratis': Yang Tepat, Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak

Prabowo Koreksi Istilah "Makan Siang Gratis": Yang Tepat, Makan Bergizi Gratis untuk Anak-anak

Nasional
Giliran Cucu SYL Disebut Turut Menikmati Fasilitas dari Kementan

Giliran Cucu SYL Disebut Turut Menikmati Fasilitas dari Kementan

Nasional
Kinerja dan Reputasi Positif, Antam Masuk 20 Top Companies to Watch 2024

Kinerja dan Reputasi Positif, Antam Masuk 20 Top Companies to Watch 2024

Nasional
KPK Sita 1 Mobil Pajero Milik SYL yang Disembunyikan di Lahan Kosong di Makassar

KPK Sita 1 Mobil Pajero Milik SYL yang Disembunyikan di Lahan Kosong di Makassar

Nasional
Tak Setuju Kenaikan UKT, Prabowo: Kalau Bisa Biaya Kuliah Gratis!

Tak Setuju Kenaikan UKT, Prabowo: Kalau Bisa Biaya Kuliah Gratis!

Nasional
Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Menaker Minta Percepat Pelaksanaan Program Kegiatan

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Menaker Minta Percepat Pelaksanaan Program Kegiatan

Nasional
Akbar Faizal Sebut Jokowi Memberangus Fondasi Demokrasi jika Setujui RUU Penyiaran

Akbar Faizal Sebut Jokowi Memberangus Fondasi Demokrasi jika Setujui RUU Penyiaran

Nasional
Tidak Euforia Berlebihan Setelah Menang Pilpres, Prabowo: Karena yang Paling Berat Jalankan Mandat Rakyat

Tidak Euforia Berlebihan Setelah Menang Pilpres, Prabowo: Karena yang Paling Berat Jalankan Mandat Rakyat

Nasional
Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Bakal Minta Perlindungan LPSK

Korban Dugaan Asusila Ketua KPU Bakal Minta Perlindungan LPSK

Nasional
Pemerintah Belum Terima Draf Resmi RUU Penyiaran dari DPR

Pemerintah Belum Terima Draf Resmi RUU Penyiaran dari DPR

Nasional
Akui Cita-citanya adalah Jadi Presiden, Prabowo: Dari Kecil Saya Diajarkan Cinta Tanah Air

Akui Cita-citanya adalah Jadi Presiden, Prabowo: Dari Kecil Saya Diajarkan Cinta Tanah Air

Nasional
Budi Arie: Pemerintah Pastikan RUU Penyiaran Tak Kekang Kebebasan Pers

Budi Arie: Pemerintah Pastikan RUU Penyiaran Tak Kekang Kebebasan Pers

Nasional
Perayaan Trisuci Waisak, Menag Berharap Jadi Momentum Rajut Kerukunan Pasca-Pemilu

Perayaan Trisuci Waisak, Menag Berharap Jadi Momentum Rajut Kerukunan Pasca-Pemilu

Nasional
Vendor Kementan Disuruh Pasang 6 AC di Rumah Pribadi SYL dan Anaknya

Vendor Kementan Disuruh Pasang 6 AC di Rumah Pribadi SYL dan Anaknya

Nasional
SYL Berkali-kali 'Palak' Pegawai Kementan: Minta Dibelikan Ponsel, Parfum hingga Pin Emas

SYL Berkali-kali "Palak" Pegawai Kementan: Minta Dibelikan Ponsel, Parfum hingga Pin Emas

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com