Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"One Way" di Km 414 hingga Km 72 Tol Cipali Diperpanjang

Kompas.com - 15/04/2024, 05:30 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) Polri kembali memperpanjang skema rekayasa lalu lintas one way atau satu arah di ruas Km 414 Tol Kalikangkung sampai Km 72 Tol Cipali hingga Senin (15/4/2024) malam.

Perpanjangan skema ini dilakukan lantaran volume arus lalu lintas masih tinggi di area tersebut.

"Kemungkinan dan hampir bisa dipastikan untuk one way dari Kalikangkung ini akan kita teruskan," kata Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan di Km 29 Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Minggu (14/4/2024) malam.

Baca juga: Urai Macet di GT Cikatama, Korlantas Buka Opsi One Way di Km 414 hingga Km 47

Adapun skema one way ini tadinya diberlakukan di ruas Tol Trans-Jawa dari Km 414 hingga Km 72 sejak Sabtu (13/4/2024) hingga Minggu malam.

Namun, dikarenakan arus volume kendaraan di Tol Trans-Jawa meningkat maka diperpanjang lagi.

Terlebih, menurut Aan, skema one way masih diberlakukan di Tol Semarang ABC.

"Kita lihat counting di Semarang, di Semarang ini masih one way sekarang di lokal, artinya saya lihat tadi di Banyumanik ya, di Banyumanik masih cukup tinggi, angkanya masih cukup tinggi, angkanya masih sekitar 4.000," ujar dia.

Baca juga: Balik Rantau Naik Motor, Anak Pemudik Hampir Pingsan di Pelabuhan Bakauheni

Secara  terpisah, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengatakan, skema one way akan kembali diperpanjang hingga Senin per pukul 24.00 WIB.

Dia kembali menekankan perpanjangan skema one way ini dimaksudkan untuk memperlancar arus lalu lintas supaya pemudik bisa pulang dengan aman.

"Untuk kegiatan one way masih kita perpanjang sampai dengan nanti jam 12 malam," kata Slamet di Km 29 Tol Jakarta Cikampek pada Senin (15/4/2024) dini hari.

Selain one way, Korlantas membuka rekayasa contraflow atau lawan arus dari Km 72 Tol Cipali hingga Km 36 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) untuk mengurai kepadatan di Tol Trans-Jawa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Buka WWF Ke-10 di Bali, Jokowi Singgung 500 Juta Petani Kecil Rentan Kekeringan

Buka WWF Ke-10 di Bali, Jokowi Singgung 500 Juta Petani Kecil Rentan Kekeringan

Nasional
Klarifikasi Harta, KPK Panggil Eks Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta

Klarifikasi Harta, KPK Panggil Eks Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta

Nasional
Kematian Janggal Lettu Eko, Keluarga Surati Panglima TNI hingga Jokowi, Minta Otopsi dan Penyelidikan

Kematian Janggal Lettu Eko, Keluarga Surati Panglima TNI hingga Jokowi, Minta Otopsi dan Penyelidikan

Nasional
Presiden Joko Widodo Perkenalkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Hadapan Tamu Internasional WWF Ke-10

Presiden Joko Widodo Perkenalkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Hadapan Tamu Internasional WWF Ke-10

Nasional
Hadiri Makan Malam WWF Ke-10, Puan Disambut Hangat Jokowi sebagai Penyelenggara

Hadiri Makan Malam WWF Ke-10, Puan Disambut Hangat Jokowi sebagai Penyelenggara

Nasional
Harkitnas 2024, Jokowi: Mari Bersama Bangkitkan Nasionalisme

Harkitnas 2024, Jokowi: Mari Bersama Bangkitkan Nasionalisme

Nasional
Revisi UU Penyiaran: Demokrasi di Ujung Tanduk

Revisi UU Penyiaran: Demokrasi di Ujung Tanduk

Nasional
Gugat KPK, Sekjen DPR Protes Penyitaan Tas 'Montblanc' Isi Uang Tunai dan Sepeda 'Yeti'

Gugat KPK, Sekjen DPR Protes Penyitaan Tas "Montblanc" Isi Uang Tunai dan Sepeda "Yeti"

Nasional
Bongkar Dugaan Pemerasan SYL, KPK Hadirkan Dirjen Perkebunan Kementan Jadi Saksi

Bongkar Dugaan Pemerasan SYL, KPK Hadirkan Dirjen Perkebunan Kementan Jadi Saksi

Nasional
Tiga Menteri Koordinasi untuk Tindak Gim Daring Mengandung Kekerasan

Tiga Menteri Koordinasi untuk Tindak Gim Daring Mengandung Kekerasan

Nasional
Gugat KPK, Indra Iskandar Persoalkan Status Tersangka Korupsi Pengadaan Kelengkapan Rumah Jabatan DPR

Gugat KPK, Indra Iskandar Persoalkan Status Tersangka Korupsi Pengadaan Kelengkapan Rumah Jabatan DPR

Nasional
Momen Presiden Jokowi Jamu Santap Malam dengan Delegasi KTT WWF Ke-10 di GWK

Momen Presiden Jokowi Jamu Santap Malam dengan Delegasi KTT WWF Ke-10 di GWK

Nasional
Sudah Diingatkan Malu kalau Kalah, Anies Tetap Pertimbangkan Serius Pilkada DKI Jakarta

Sudah Diingatkan Malu kalau Kalah, Anies Tetap Pertimbangkan Serius Pilkada DKI Jakarta

Nasional
Kejanggalan Kematian Prajurit Marinir Lettu Eko Ketika Bertugas di Papua...

Kejanggalan Kematian Prajurit Marinir Lettu Eko Ketika Bertugas di Papua...

Nasional
Gugatan Praperadilan Sekjen DPR Lawan KPK Digelar 27 Mei 2024

Gugatan Praperadilan Sekjen DPR Lawan KPK Digelar 27 Mei 2024

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com