Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Pertamina Patra Niaga dan Kejaksaan RI Kolaborasi Selesaikan Proyek Terminal LPG di Bima dan Kupang

Kompas.com - 08/11/2023, 13:38 WIB
F Azzahra,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com- PT Pertamina Patra Negara dan Kejaksaan Agung menandatangani pakta integritas untuk pengamanan pembangunan strategis (PPS) proyek Liquiefied Petroleum Gas (LPG) di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kerja sama tersebut merupakan lanjutan dari kerja sama antara PT Pertamina dan Kejaksaan Republik Indonesia (RI) untuk Proyek Strategis Nasional (PSN).

Direktur Utama (Dirut) Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan mengatakan, pihaknya saat ini tengah menjalankan tugas dan amanah dalam menyalurkan energi di Indonesia, salah satunya melalui terminal LPG di wilayah Indonesia bagian timur.

"Terminal LPG Bima dan Kupang akan mendukung terwujudnya availability, accessibility, dan affordability energi khususnya di wilayah NTB dan NTT. Penyelesaian PSN ini penting karena dampaknya sangat besar dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, yakni ketersediaan energi yang berkeadilan hingga ke pelosok," kata Riva dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (8/11/2023).

Sebagai informasi, Terminal LPG Bima dibangun dengan kapasitas 1 tangki berukuran 1.000 metrik ton (MT). Sementara Terminal LPG Kupang dibangun 2 tangki yang masing-masing berukuran 500 MT.

Kedua terminal ini dioperasikan guna memperkuat rantai distribusi dan ketahanan stok LPG di wilayah NTB dan NTT yang sebelumnya memperoleh suplai dari Terminal LPG Lombok.

Baca juga: KPK Cecar Ahok Terkait Dugaan Kerugian Negara Rp 2,1 Triliun dalam Pengadaan LNG Pertamina

Kolaborasi Pertamina Patra Niaga dan Kejaksaan RI dalam pembangunan Terminal LPG Bima dan Kupang.DOK. Pertamina Kolaborasi Pertamina Patra Niaga dan Kejaksaan RI dalam pembangunan Terminal LPG Bima dan Kupang.

Pembangunan Terminal LPG Bima masih dalam tahap pengujian dan commisioning yang diperkirakan akan siap beroperasi pada akhir 2023. Pembangunan juga dilakukan pada Terminal LPG Kupang yang saat ini prosesnya sekitar 62 persen.

Oleh karena itu, Riva berharap agar pakta integritas tersebut mampu mendukung proses penyelesaian pembangunan terminal LPG melalui monitorisasi yang dilakukan oleh Kejaksaan RI.

"Pembangunan ini adalah salah satu proyek berskala nasional yang dilakukan untuk menghadirkan energi bagi seluruh rakyat di Indonesia. Oleh karena itu, prosesnya membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder, salah satunya Kejaksaan. Kami harap, kerja sama PSN di Bima dan Kupang dapat dipastikan tuntas dengan baik sesuai dengan aspek good corporate governance (GCG). Terima kasih Kejaksaan RI atas dukungannya," jelas Riva.

Sementara itu, Direktur PPS sekaligus Jaksa Agung Muda Intelejen Kejaksaan RI Katarina Endang Sarwestri menyampaikan, penandatangan pakta integritas fokus pada bidang intelijen dengan kerja sama berupa dukungan pengamanan PPS yang bermanfaat bagi kelancaran pembangunan PSN.

Pertamina Patra Niaga tandatangani Pakta Integritas dengan Kejaksaan RI untuk pengawalan pembangunan Terminal LPG Bima dan Kupang.DOK. Pertamina Pertamina Patra Niaga tandatangani Pakta Integritas dengan Kejaksaan RI untuk pengawalan pembangunan Terminal LPG Bima dan Kupang.
Lebih lanjut, Katarina mengatakan, Kejaksaan RI membantu pemantauan serta peniadaan ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan dalam proses penyelesaian pembangunan terminal LPG di Bima dan Kupang.

Baca juga: Pertamina Siapkan Generasi Muda Peduli Lingkungan lewat Sekolah Energi Berdikari di SMKN 2 Dumai

"Pakta Integritas ini merupakan langkah baik yang dilakukan Kejaksaan RI untuk mengawal penyelesaian pembangunan PSN. Seperti yang kita tahu, PSN sangat penting sehingga penyelesaiannya harus tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran," imbuh Katarina.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Nasional
Tanggal 14 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 14 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kalah di 44 Gugatan Sengketa Pileg, KPU Gelar Rakor dengan Puluhan KPU Daerah

Kalah di 44 Gugatan Sengketa Pileg, KPU Gelar Rakor dengan Puluhan KPU Daerah

Nasional
Jokowi: Pemerintah Serius Perangi Judi 'Online', Lebih dari 2,1 Juta Situs Sudah Ditutup

Jokowi: Pemerintah Serius Perangi Judi "Online", Lebih dari 2,1 Juta Situs Sudah Ditutup

Nasional
PAN: Terhambatnya Pembangunan Daerah Bukan karena Pilkada Langsung, tapi soal Integritas Pemimpin

PAN: Terhambatnya Pembangunan Daerah Bukan karena Pilkada Langsung, tapi soal Integritas Pemimpin

Nasional
PDI-P Laporkan Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti ke Polda Metro Jaya Besok

PDI-P Laporkan Penyidik KPK Rossa Purbo Bekti ke Polda Metro Jaya Besok

Nasional
Marak Judi 'Online', Jokowi Minta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Mengingatkan

Marak Judi "Online", Jokowi Minta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Mengingatkan

Nasional
Marak Judi 'Online', Jokowi: Satgas Sebentar Lagi Selesai Dibentuk untuk Pemberantasan

Marak Judi "Online", Jokowi: Satgas Sebentar Lagi Selesai Dibentuk untuk Pemberantasan

Nasional
Paparkan Bahaya Dampak Judi 'Online', Jokowi: Harta Habis, Suami Istri Cerai hingga Korban Jiwa

Paparkan Bahaya Dampak Judi "Online", Jokowi: Harta Habis, Suami Istri Cerai hingga Korban Jiwa

Nasional
Antisipasi Tantangan Logistik Saat Puncak Haji, Timwas DPR RI Minta Kemenag Pastikan Distribusi Konsumsi Lancar dan Bergizi

Antisipasi Tantangan Logistik Saat Puncak Haji, Timwas DPR RI Minta Kemenag Pastikan Distribusi Konsumsi Lancar dan Bergizi

Nasional
Beri Pesan Khusus ke Warga, Jokowi: Jangan Berjudi Secara Offline Maupun Online

Beri Pesan Khusus ke Warga, Jokowi: Jangan Berjudi Secara Offline Maupun Online

Nasional
Segera Susun 4 Aturan Turunan UU KIA, Pemerintah Janji Libatkan Publik

Segera Susun 4 Aturan Turunan UU KIA, Pemerintah Janji Libatkan Publik

Nasional
Bendera RI di Bus Haji Dicabut, Komisi VIII Minta Menag Pastikan Identitas Indonesia Tak Diabaikan

Bendera RI di Bus Haji Dicabut, Komisi VIII Minta Menag Pastikan Identitas Indonesia Tak Diabaikan

Nasional
TNI AU Latihan Jalak Sakti dan Trisula Perkasa: Kerahkan F-16 hingga Helikopter Caracal

TNI AU Latihan Jalak Sakti dan Trisula Perkasa: Kerahkan F-16 hingga Helikopter Caracal

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com