Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lapor Hasil Rakornas PAN ke Presiden, Zulhas: Pak Jokowi Owner

Kompas.com - 10/05/2024, 18:28 WIB
Fika Nurul Ulya,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku melaporkan hasil Rapat Koordinasi Nasional Pilkada PAN saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/5/2024) sore.

Ia menuturkan, laporan itu disampaikan karena PAN sudah menganggap Jokowi sebagai keluarga sendiri.

"Saya lapor, dong (hasil Rakornas). Kalau saya selalu menyampaikan PAN ini, Pak Jokowi keluarga kami," kata Zulhas usai bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

Baca juga: Zulhas: Katanya PAN Cuma Bisa Joget-joget, Eh Capres yang Menang Bisa Joget

Menteri Perdagangan itu lantas berseloroh bahwa Jokowi merupakan pemilik (owner) PAN.

Hal ini dia sampaikan ketika ditanya mengenai potensi Jokowi masuk ke PAN.

Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut owner apa yang dimaksud.

"PAN ini keluarganya Pak Jokowi. Jadi kami sudah ya, kami hubungannya PAN ini menganggap Pak Jokowi ya keluarga kita. Pak Jokowi owner, sudah, apalagi," tutur Zulhas.

Adapun Rakornas PAN kali ini, seluruh pengurus wilayah mendeklarasikan dukungan mereka kepada Zulhas agar kembali menjabat ketum. 

Terkait potensi aklamasi, Zulhas lantas meminta ditanya kepada kader PAN.

Beberapa kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang diboyongnya saat itu turut meneriakkan kata "lanjutkan".

"Itu tanya kawan-kawan," sebut Zulhas disambut teriakan 'lanjutkan' kader PAN.

Baca juga: Zulhas Bawa 38 DPW PAN Temui Jokowi: Orang Daerah Belum Pernah ke Istana, Pengen Foto

Sebelumnya diberitakan, Zulhas beserta sejumlah elite partai berlambang matahari itu menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/5/2024) sore.

Ia terlihat datang bersama Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Eko Patrio, hingga Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno sekitar pukul 16.00 WIB.

Mereka kompak memakai baju batik yang mayoritas berwarna biru tua dan biru muda.

Zulhas membantah pertemuan dengan Presiden Jokowi sore ini untuk membahas kursi kabinet. Ia berkelit bahwa pertemuan ini merupakan pertemuan pengagum Kepala Negara.

Baca juga: Kode PAN soal Jatah Menteri ke Prabowo, Pengamat: Sangat Mungkin Dapat Lebih

Ia lantas berseloroh, kader PAN yang diboyongnya ke istana belum pernah bertemu mantan Wali Kota Solo itu dan bersalaman.

Oleh karenanya, Zulhas mengajak sejumlah elite parpol datang ke istana.

"Belum pernah ketemu Pak Jokowi, belum pernah salaman, belum pernah lihat istana. Lihat ini wajahnya orang kampung dari Aceh sampai Papua. Pengagum Pak Jokowi tapi belum pernah lihat Pak Jokowi," sebutnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jagokan Zita Anjani, PAN Tidak Tahu Koalisi Prabowo Tawari Cawagub Jakarta ke PKS

Jagokan Zita Anjani, PAN Tidak Tahu Koalisi Prabowo Tawari Cawagub Jakarta ke PKS

Nasional
Perangi Judi 'Online', Pemerintah Diminta Berani 'Ribut' dengan Google Dkk

Perangi Judi "Online", Pemerintah Diminta Berani "Ribut" dengan Google Dkk

Nasional
Kuasa Hukum Pegi Setiawan Ikut Minta Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Kasus Vina 'Cirebon'

Kuasa Hukum Pegi Setiawan Ikut Minta Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Kasus Vina "Cirebon"

Nasional
Sempat Tuai Kontroversi, Pemerintah Akhirnya Putuskan Korban Judi 'Online' Tak Dapat Bansos

Sempat Tuai Kontroversi, Pemerintah Akhirnya Putuskan Korban Judi "Online" Tak Dapat Bansos

Nasional
Jelang Praperadilan, Pihak Pegi Setiawan Siapkan Saksi Ahli

Jelang Praperadilan, Pihak Pegi Setiawan Siapkan Saksi Ahli

Nasional
Afriansyah Noor Bakal Gugat SK Kemenkumham Soal Kepengurusan Baru PBB

Afriansyah Noor Bakal Gugat SK Kemenkumham Soal Kepengurusan Baru PBB

Nasional
Tenda Jemaah Haji Bermasalah, Menko PMK: Saya Sudah Wanti-wanti Agar Diperhatikan

Tenda Jemaah Haji Bermasalah, Menko PMK: Saya Sudah Wanti-wanti Agar Diperhatikan

Nasional
Lampaui Jepang dan Inggris, Peringkat Daya Saing Indonesia Melonjak ke Posisi 27

Lampaui Jepang dan Inggris, Peringkat Daya Saing Indonesia Melonjak ke Posisi 27

Nasional
Menag Tanggapi Evaluasi Timwas Haji soal AC Mati hingga Tenda Overkapasitas

Menag Tanggapi Evaluasi Timwas Haji soal AC Mati hingga Tenda Overkapasitas

Nasional
Jokowi Klaim Tak Bahas Pilkada saat Bertemu Ketum Parpol

Jokowi Klaim Tak Bahas Pilkada saat Bertemu Ketum Parpol

Nasional
Menko PMK Akui Belum Ada Solusi Overkapasitas Tenda Jemaah Haji

Menko PMK Akui Belum Ada Solusi Overkapasitas Tenda Jemaah Haji

Nasional
Cegah Judi 'Online', Pemerintah Disarankan Buka Kawasan Khusus Kasino

Cegah Judi "Online", Pemerintah Disarankan Buka Kawasan Khusus Kasino

Nasional
Lantik Pj Gubernur Lampung, Mendagri Tekankan Pentingnya Kemampuan Komunikasi

Lantik Pj Gubernur Lampung, Mendagri Tekankan Pentingnya Kemampuan Komunikasi

Nasional
Usul Bansos Buat Keluarga Pelaku Judi 'Online' Dianggap Kurang Kerjaan

Usul Bansos Buat Keluarga Pelaku Judi "Online" Dianggap Kurang Kerjaan

Nasional
Afriansyah Noor Duga Ada Intervensi Yusril di Dalam Pencopotannya sebagai Sekjen PBB

Afriansyah Noor Duga Ada Intervensi Yusril di Dalam Pencopotannya sebagai Sekjen PBB

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com