Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER NASIONAL] Istri Gus Dur Doakan Prabowo | Janji Setia Yenny Wahid di Depan Prabowo

Kompas.com - 08/09/2023, 05:00 WIB
Aryo Putranto Saptohutomo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pernyataan Yenny Wahid, putri sulung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), usai bertemu dengan bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto menjadi sorotan pembaca pada Kamis kemarin.

Usai pertemuan itu, Yenny mengatakan sang ibu, Sinta Nuriyah, akan mendukung dan mendoakan Prabowo.

Selain itu, Yenny juga menyatakan akan tetapi setia mendukung Prabowo.

Baca juga: Yenny Wahid Bilang Istri Gus Dur Tak Cuma Restui Prabowo, tapi Juga Mendoakan

1. Yenny Wahid Bilang Istri Gus Dur Tak Cuma Restui Prabowo, tapi Juga Mendoakan

Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa istri Gus Dur, Sinta Nuriyah, tidak cuma merestui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ketika berkunjung ke rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2023).

Menurut dia, ibunya itu sekaligus mendoakan Prabowo. Tidak dijelaskan secara terperinci restu dan doa Sinta Nuriyah tersebut.

Pantauan Kompas.com di lokasi, saat tiba di rumah Prabowo, Sinta tidak keluar dari mobil. Dia terus berada di dalam mobil dan melaksanakan ibadah shalat maghrib.

Sembari menunggu Sinta menyelesaikan salatnya, Prabowo dan Yenny terlihat berbincang-bincang tidak jauh dari mobil Sinta.

Baca juga: Di Hadapan Prabowo, Yenny Wahid: Sekali Buat Keputusan, Saya Setia

Sesekali, Yenny mengecek ke dalam mobil untuk melihat apakah ibunya itu sudah siap bertemu dengan Prabowo atau belum.

Yenny pun menyapa awak media yang sedang menantikan momen Sinta keluar dari mobil. Dia mengatakan, tanpa Prabowo, tidak mungkin dirinya bisa bertemu dengan suaminya.

"Tanpa Mas Bowo, saya enggak ketemu suami saya. Jadi utang budi banget," kata Yenny sambil tertawa.

Bahkan, Yenny blak-blakan dia merasa nyambung di hati dengan Prabowo saat ditanya apakah dia merasa cocok dengan Prabowo atau tidak.

Barulah Yenny menyebut Sinta mendoakan Prabowo.

Baca juga: Yenny Wahid: Banyak Kiai NU Punya Simpati Besar ke Prabowo

"Bukan cuma direstui doang, didoakan lho," ucapnya.

Setelah itu, Sinta Nuriyah membuka pintu mobilnya. Hanya saja, Sinta tidak keluar dari mobil.

Sinta hanya melambaikan tangannya kepada awak media. Sinta turut bersalaman dengan Prabowo.

Ketika ditanya apakah Yenny Wahid cocok jadi cawapres Prabowo, Sinta Nuriyah hanya tertawa.

Baca juga: Yenny Wahid Sebut Prabowo Top List Capres 2024 yang Akan Didukung

 

2. Di Hadapan Prabowo, Yenny Wahid: Sekali Buat Keputusan, Saya Setia

Istri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah (tengah) mendatangi rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (6/9/2023). KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA Istri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah (tengah) mendatangi rumah Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (6/9/2023).

Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid berjanji setia dalam setiap keputusan yang diambil di hadapan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Saya cuma mau bilang ya, saya memang lama membuat keputusan, tetapi sekali membuat keputusan saya setia," ujar Yenny setelah bertemu dengan Prabowo di kediaman Menteri Pertahanan tersebut, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (6/9/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyinggung pasti selalu ada pihak yang keluar dan masuk dalam koalisi pemilu.

Saat ditanya siapa pihak yang dimaksud, Prabowo ogah blak-blakan menyebut namanya.

"Kan saya sekarang masuk dalam satu tim, satu koalisi, koalisi itu kadang-kadang ada yang masuk, ada yang keluar, itu enggak ada masalah. Kayak lu enggak tahu saja hahaha," tutur Prabowo.

Baca juga: Istri Gus Dur Susul Yenny Wahid Temui Prabowo di Kertanegara

Prabowo mengatakan, secara bersama-sama, dia akan mencari keputusan terbaik dalam kondisi tertentu.

Sebab, kata dia, budaya di Indonesia adalah musyawarah.

"Menurut visi realita, bukan visi kesukaan. Saya selalu bicara kepada rekan-rekan saya dan adik-adik saya, kalau kita sudah bertekad memilih jalan hidup berbakti kepada negara dan bangsa, perasaan pribadi, suka tidak suka pribadi, keinginan pribadi harus kita kalahkan," ucap dia.

Baca juga: Hashim Sebut Yenny Wahid Pantas Jadi Cawapres Prabowo

"Jadi kita, benar-benar kita cari yang terbaik untuk rakyat kita. Kita harus hilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," kata Prabowo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Nasional
Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Nasional
Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Nasional
Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Nasional
7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

Nasional
Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Nasional
Soal Usulan Yandri Susanto Jadi Menteri, Ketum PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden

Soal Usulan Yandri Susanto Jadi Menteri, Ketum PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden

Nasional
Di Australia, TNI AU Bahas Latihan Bersama Angkatan Udara Jepang

Di Australia, TNI AU Bahas Latihan Bersama Angkatan Udara Jepang

Nasional
BPK Buka Suara usai Auditornya Disebut Peras Kementan Rp 12 Miliar

BPK Buka Suara usai Auditornya Disebut Peras Kementan Rp 12 Miliar

Nasional
Chappy Hakim: Semua Garis Batas NKRI Punya Potensi Ancaman, Paling Kritis di Selat Malaka

Chappy Hakim: Semua Garis Batas NKRI Punya Potensi Ancaman, Paling Kritis di Selat Malaka

Nasional
Prabowo Diminta Cari Solusi Problem Rakyat, Bukan Tambah Kementerian

Prabowo Diminta Cari Solusi Problem Rakyat, Bukan Tambah Kementerian

Nasional
Zulhas: Anggota DPR dan Gubernur Mana yang PAN Mintai Proyek? Enggak Ada!

Zulhas: Anggota DPR dan Gubernur Mana yang PAN Mintai Proyek? Enggak Ada!

Nasional
Usul Prabowo Tambah Kementerian Dianggap Sinyal Kepemimpinan Lemah

Usul Prabowo Tambah Kementerian Dianggap Sinyal Kepemimpinan Lemah

Nasional
Dubes Palestina Sindir Joe Biden yang Bersimpati Dekat Pemilu

Dubes Palestina Sindir Joe Biden yang Bersimpati Dekat Pemilu

Nasional
Di Hadapan Relawan, Ganjar: Politik Itu Ada Moral, Fatsun dan Etika

Di Hadapan Relawan, Ganjar: Politik Itu Ada Moral, Fatsun dan Etika

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com