Kompas.com - 25/09/2022, 10:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melacak sumber uang setoran Gubernur Papua Lukas Enembe ke Kasino judi.

Sebagaimana diketahui, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap penyimpanan uang Lukas yang tidak wajar.

Ditemukan juga setoran uang Rp 560 miliar ke kasino judi.

Baca juga: MAKI Duga Setoran Lukas Enembe Rp 560 Miliar ke Kasino Judi Bukan dari Uang Pribadi

“Soal itu, uang untuk bermain judi, itu uang dari mana saya belum mendalami dan biarlah nanti KPK mendalami,” kata Boyamin saat dihubungi Kompas.com, Minggu (25/9/2022).

Menurut Boyamin, KPK harus menindaklanjuti temuan PPATK.

 

Jika memang hasil analisis lembaga itu benar, maka tidak mungkin Rp 560 miliar merupakan uang pribadi.

Menurut Boyamin, gaji Lukas Enembe sebagai pejabat publik tidak mungkin mencapai jumlah tersebut.

Sebagaimana diketahui, Lukas pernah menjabat bupati selama dua periode dan saat ini sedang menjabat gubernur periode kedua.

Baca juga: Lukas Enembe Minta Berobat ke Luar Negeri demi Nyawa, KPK Putuskan Usai Periksa di Jakarta

Menurut Boyamin, bisa saja separuh dari Rp 560 miliar itu bersumber dari uang pribadi Lukas. Namun, setengah lainnya bukan uang pribadi.

“Emang gajinya dia selama jadi wakil bupati terus jadi bupati dua kali jadi gubernur itu emang bisa sampai Rp 560 miliar? Kan enggak mungkin,” ujar dia.

Boyamin mengaku masih mendalami sumber uang Lukas yang disetorkan ke kasino judi.

Ia juga mengungkapkan, selama Desember 2021 hingga Agustus 2022 Lukas sudah melakukan 25 perjalanan luar negeri ke beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Filipina, dan Malaysia.

Baca juga: MAKI Sebut Lukas Enembe Bisa Dijemput Paksa jika Senin Tak Hadiri Panggilan KPK

“Emang ada berobatnya, tapi sebagian besar untuk judi,” ujar Boyamin.

Sebelumnya, Lukas Enembe menjadi sorotan karena diduga menerima gratifikasi Rp 1 miliar terkait APBD Papua.

Belakangan PPATK mengungkap transaksi ganjil dari rekening Lukas. Salah satunya setoran tunai ke kasiono judi.

Kuasa hukum Lukas membenarkan aktivitas judi itu. Namun, sumber uang itu diklaim bersumber dari kantong sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.