Kompas.com - 27/07/2022, 10:19 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh perwira tinggi dan menengah TNI Angkatan Udara (AU) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait teknis pembelian helikopter Augusta Westland (AW)-101.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan ketujuh perwira itu diperiksa sebagai saksi di kantor Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI AU.

"Dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses hingga teknis pelaksanaan dari pengadaan helikopter Angkut AW-101 di TNI AU tahun 2016-2017," kata Ali dalam pesan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: KPK Panggil 8 Perwira TNI AU dalam Kasus Korupsi Helikopter AW-101

Sebagai informasi, KPK mulanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap delapan perwira tinggi dan menengah TNI AU. Namun, hanya tujuh saksi yang memenuhi panggilan.

Mereka adalah Marsda SB, Kolonel Tek AK, Kolonel Kal AA, Kolonel Kal M, Kolonel Kal BP, Kolonel Kal FTS, dan Kolonel Tek HS.

Sementara, Kolonel Lek ASP tidak memenuhi panggilan KPK dengan alasan sakit.

"Akan dilakukan penjadwalan ulang kembali," ujar Ali.

Baca juga: KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Tunggal Kasus Pengadaan Helikopter AW-101

Sebelumnya, KPK tengah mengusut kasus dugaan korupsi pembelian helikopter AW-101. Dalam perkara ini KPK menetapkan seorang tersangka atas nama Irfan Kurnia Saleh atau John Irfan Kenway sebagai Direktur PT Diratama Jaya Mandiri pada 24 Mei.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian sebanyak Rp 224 miliar dari nilai kontrak Rp 738, 9 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.