Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Demokrat Hormati Keputusan Ilham Arief Sirajuddin Kembali ke Golkar

Kompas.com - 29/05/2022, 23:15 WIB
Mutia Fauzia,
Sabrina Asril

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi Steategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra terbuka terhadap keputusan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) hengkang memilih bergabung dengan Partai Golkar.

Herzaky mengatakan, keputusan IAS tersebut merupakan hak politik pribadinya.

Ia juga mendoakan kesuksesan IAS di tempat barunya tersebut.

"Itu hak politik pribadi beliau, kami menghormati pilihannya. Semoga beliau sukses di tempat barunya," ujar Herzaky kepada Kompas.com, Minggu (29/5/2022).

Baca juga: Bakal Dilamar PKS di Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Pesan Presiden Ojo Kesusu

Untuk diketahui, keputusan IAS meninggalkan Partai Demokrat dan memilih kembali ke Golkar setelah gagal menjadi ketua Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel).

Diberitakan Kompas.com, meski menang pemilihan 16 suara Musda lalu, DPP Demokrat lebih memilih Ni'matullah Erbe.

Padahal, Ni'matullah hanya meraup delapan suara plus LPJ yang ditolak.

Baca juga: Tanggapi Pernyataan Firli, Nawawi: Kalau Ingin Dukung Kerja KPK, Pasang Spanduk Harun Masiku

"Insya Allah pekan ini saya akan kembali ke rumah lama saya," ujar IAS, saat menjawab pertanyaan sejumlah tokoh masyarakat di sela-sela Halalbihalal di Pattallassang, Takalar, Kamis (26/5/2022).

Adapun Herzaky mengatakan, Ketua Demokrat Sulsel terpilih Ni'matullah Erbe dan seluruh kader Demokrat di Sulsel harus fokus untuk membangun soliditas dan meningkatkan elektabilitas Demokrat di Sulsel.

Hal tersebut mengingat Pemilu 2024 yang kian dekat.

"Tenaga dan waktu kader Partai Demokrat harus terus difokuskan membantu rakyat, memperjuangkan perubahan dan perbaikan untuk nasib rakyat, seperti yang selalu dicontohkan dan ditegaskan oleh Ketum AHY," ucap Herzaky.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com