Kompas.com - 22/04/2022, 17:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersyukur Indonesia mendapat kuota sebanyak 100.051 jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji pada 2022.

Sebab, pada tahun ini masyarakat Indonesia dapat kembali menunaikan ibadah haji setelah dua tahun tidak ada pemberangkatan akibat pandemi Covid-19.

"Kita syukurilah, kita terima, karena sudah dua tahun kita tidak banyak yang berhaji," kata Ma'ruf di Yogyakarta, Jumat (22/4/2022), dikutip dari siaran pers.

Baca juga: Menag: Kuota Haji Indonesia 100.051 Jemaah, Kloter Pertama Diberangkatkan 4 Juni 2022

Ma'ruf mengakui, ia akan lebih bersyukur bila kuota yang diperoleh lebih banyak karena jumlah jemaah yang berangkat tahun ini tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Ia mencontohkan, Indonesia biasanya mendapatkan kuota sebanyak 200.000 jemaah, sedangkan tahun ini hanya sekitar setengahnya.

Namun, Ma'ruf menekankan, kuota yang diberikan tersebut mesti diterima karena Indonesia termasuk negara yang memperoleh kuota cukup banyak dibandingkan negara lain.

"Jadi kita terima saja berapa jumlahnya dan kita termasuk yang memperoleh (jumlah) cukup istimewa, sebab yang lainnya kan di bawah kita, dan kita cukup lumayan," ujar mantan ketua umum MUI tersebut.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Optimalkan Diplomasi untuk Kuota Haji Maksimal

Oleh karena itu, Ma'ruf pun meminta masyarakat untuk bersabar karena berkurangnya jumlah kuota haji menyebabkan antrean pemberangkatan haji semakin lama.

"Memang terpaksa antrean kita makin panjang karena dua tahun tidak terpenuhi, kemudian sekarang baru dapat 100.000, sehingga terpaksa antrean menjadi lama lagi," kata Ma'ruf.

"Ya yang biasanya itu ada yang memang 10 tahun, ada yang 20 tahun, 15 tahun terpaksa mungkin dua tahun lebih (pandemi) ini, bisa bertambah lagi," imbuh dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.