Kompas.com - 06/04/2022, 18:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, jumlah orang yang mudik di Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 85 juta orang.

Dari angka itu, hampir 50 persen diprediksi pulang ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi.

"Jumlah pemudik tahun ini diperkirakan sebanyak 85 juta orang pemudik. Dari Jabodetabek diperkirakan sekitar 14 juta orang," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022).

"Yang akan menggunakan kendaraan pribadi diperkirakan sebanyak 47 persen," tuturnya.

Baca juga: Jokowi: 85 Juta Orang Diperkirakan Mudik Lebaran Tahun Ini, 14 Juta dari Jabodetabek

Jokowi pun berjanji pemerintah akan bekerja keras untuk memberikan pelayanan yang maksimal. Ini supaya para pemudik bisa menempuh perjalanannya dengan aman dan nyaman.

Namun demikian, Jokowi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona. Ia mengatakan, pandemi Covid-19 belum berakhir.

Selain itu, presiden meminta masyarakat segera melengkapi vaksinasi Covid-19 dengan dosis ketiga atau vaksin booster.

"Harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin dan harus selalu bermasker pada saat di tempat umum atau dalam kerumunan," ucap Jokowi.

Baca juga: Jokowi: 2-3 Mei Libur Nasional Idul Fitri, Cuti Bersama 29 April dan 4-6 Mei 2022

Adapun pemerintah telah menetapkan bahwa hari libur nasional Idul Fitri jatuh pada 2-3 Mei 2022. Sementara, cuti bersama berlangsung pada 29 April dan 4-6 Mei 2022.

Keputusan mengenai cuti bersama ini akan diatur lebih rinci melalui keputusan bersama menteri-menteri terkait.

"Cuti bersama ini dapat digunakan untuk bersilaturahmi dengan orang tua dengan keluarga dan handai tolan di kampung halaman, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai," kata kepala negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.