Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tank Harimau Sukses Jalani Uji Tembak Kanon Kaliber 105 Milimeter

Kompas.com - 25/02/2022, 11:44 WIB
Achmad Nasrudin Yahya,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tank Harimau produksi PT Pindad (Persero) sukses menjalani uji tembak atau firing test dengan kanon kaliber 105 milimeter (mm) yang digelar di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) TNI AD, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 24-25 Februari.

Sekretaris PT Pindad Krisna Cahyadianus mengatakan, uji tembak bertujuan untuk mengetahui kemampuan Tank Harimau.

"Tujuan kegiatan uji tembak dilaksanakan untuk mengetahui dan memastikan kemampuan turret dengan kanon 105 mm dalam kondisi baik, memenuhi persyaratan dan spesifikasi desain terbaru yang mendapatkan berbagai peningkatan," kata Krisna dalam keterangan tertulis, Jumat (25/2/2022).

Sebelumnya, Tank Harimau lebih dulu menjalani serangkaian factory acceptance test (FAT) yang dilaksanakan di fasilitas uji FNSS Turki pada 8-14 Agustus 2021.

Rangkaian uji yang dijalani antara lain uji rintangan tanjakan 60 persen, uji lintas parit, uji pengereman, uji lintas miring 30 persen, uji radius putar, hingga uji kemampuan mengarung.

Baca juga: Spesifikasi Tank Harimau, Proyek Kerja Sama Pindad dan FNSS Turki, Memiliki Daya Gempur Maksimum

Setelah menjalani berbagai rangkaian uji FAT di FNSS Turki, Tank Harimau selanjutnya menjalani uji di Indonesia dan difokuskan pada uji tembak kanon kaliber 105 mm.

Dalam pelaksanannya, uji tembak dilakukan dengan posisi Tank Harimau statis dan target tembakan statis berjarak 1250 meter berukuran 4x4 meter menggunakan jenis peluru high Explosive plastic tracer (HEP-T) dan peluru target practice cone stabilized discarding sabot with tracer (TPCSDS-T).

Sesi pertama merupakan uji visual turret 105 mm untuk memastikan integrasi dan konfigurasi pada desain terbaru Tank Harimau sudah memenuhi persyaratan dan spesifikasi.

Pengujian dilakukan dengan memeriksa prinsip kerja, laras, alat bidik, fitur, gerakan hingga tombol-tombol yang sudah berfungsi dengan baik. Sementara, sesi kedua merupakan uji tembak turret dengan kanon 105 mm.

Pengujian tembak diawali dengan menembak pada posisi menghadap arah depan, lalu dilanjutkan dengan arah kanan, kiri dan diakhiri arah belakang. Masing-masing posisi tembak dilakukan pengujian dengan menggunakan peluru sebanyak 1 butir.

Hasilnya, Tank Harimau sukses menembak tepat sasaran dengan turret tetap stabil dan seluruh fungsi turret berfungsi baik sesuai persyaratan.

Baca juga: Pasarkan Tank Harimau, Pindad Bidik ASEAN dan Asia Selatan

Krisna menjelaskan, setelah melaksanakan uji tembak, Tank Harimau dengan desain dan konfigurasi terbaru melaksanakan berbagai uji daya gerak.

Rangkaian uji yang dilaksanakan adalah uji percepatan dan uji perlambatan yang dilaksanakan pada ruas jalan tol kilometer 125 Padalarang-Bandung.

Kemudian, dilanjutkan dengan uji balok sejajar, uji embarkasi, uji tanggul dan uji insani yang dilaksanakan di PT Pindad.

Menurut Krisna, salah satu peningkatan pada desain terbaru Tank Harimau adalah desain sudut hidung depan kendaraan dan sudut pandang pengemudi.

Desain terbaru pada Tank Harimau menghindarkan benturan antara kanon pada turret dengan bodi pada sudut depresi -10 derajat. Selain itu, desain terbaru memberikan jarak pandang yang lebih luas bagi pengemudi.

"Cakupan pandangan dari pengemudi sudah memenuhi syarat untuk melakukan manuver dan memberikan visibilitas yang lebih baik," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 15 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 15 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Soal Dukungan PDI-P di Pilkada Sumut, Hasto: Semua Boleh Mendaftar, kecuali Bobby Nasution

Soal Dukungan PDI-P di Pilkada Sumut, Hasto: Semua Boleh Mendaftar, kecuali Bobby Nasution

Nasional
Update Arus Balik: Polri Segera Berlakukan 'Contraflow' di Km 70 hingga 47 Tol Japek

Update Arus Balik: Polri Segera Berlakukan "Contraflow" di Km 70 hingga 47 Tol Japek

Nasional
Ganjar-Mahfud Bakal Temui Megawati untuk Silaturahim Lebaran Pekan Depan

Ganjar-Mahfud Bakal Temui Megawati untuk Silaturahim Lebaran Pekan Depan

Nasional
Setelah Temui SBY di Cikeas, Prabowo: Lebaran, Kita Datang ke Senior

Setelah Temui SBY di Cikeas, Prabowo: Lebaran, Kita Datang ke Senior

Nasional
Jokowi Dinilai Tak Jadi Penghambat Pertemuan Prabowo dan Megawati

Jokowi Dinilai Tak Jadi Penghambat Pertemuan Prabowo dan Megawati

Nasional
Idrus Marham Ungkap Rosan dan Arsjad Sudah Bertemu, Suasananya Cair

Idrus Marham Ungkap Rosan dan Arsjad Sudah Bertemu, Suasananya Cair

Nasional
Pakar Nilai 'Amicus Curiae' Megawati Belum Tentu Berdampak pada Putusan MK soal Sengketa Pilpres

Pakar Nilai "Amicus Curiae" Megawati Belum Tentu Berdampak pada Putusan MK soal Sengketa Pilpres

Nasional
Usut Pengendara Mengaku Adik Jenderal Cekcok dengan Warga, TNI: Mobilnya Milik Purnawirawan

Usut Pengendara Mengaku Adik Jenderal Cekcok dengan Warga, TNI: Mobilnya Milik Purnawirawan

Nasional
Kakorlantas Minta PO Bus Sediakan Sopir Cadangan, Jam Kerja Tak Lebih dari 8 Jam

Kakorlantas Minta PO Bus Sediakan Sopir Cadangan, Jam Kerja Tak Lebih dari 8 Jam

Nasional
Korlantas: Sepeda Motor Paling Banyak Terlibat Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran 2024

Korlantas: Sepeda Motor Paling Banyak Terlibat Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran 2024

Nasional
TNI Ungkap Jenazah Danramil Aradide Dibawa ke Rumah Duka di Nabire

TNI Ungkap Jenazah Danramil Aradide Dibawa ke Rumah Duka di Nabire

Nasional
Prabowo Disebut Bakal Temui SBY di Cikeas Sore Ini

Prabowo Disebut Bakal Temui SBY di Cikeas Sore Ini

Nasional
Prabowo-Megawati Belum Bertemu karena Pertimbangkan Pendukungnya

Prabowo-Megawati Belum Bertemu karena Pertimbangkan Pendukungnya

Nasional
Sebut Megawati Belum Terima Hasil Pilpres, Pengamat: Prabowo dan Jokowi Belum Diterima Langsung

Sebut Megawati Belum Terima Hasil Pilpres, Pengamat: Prabowo dan Jokowi Belum Diterima Langsung

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com