Airlangga Sebut Penyandang Disabilitas Bisa Jadi Mesin Penggerak Perekonomian

Kompas.com - 26/01/2022, 20:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penyandang disabilitas bisa menjadi mesin penggerak perekonomian yang produktif.

Menurutnya, hal itu bisa terwujudnya apabila mereka memiliki kesempatan yang sama dengan kelompok masyarakat pada umumnya.

"Layaknya kita, mereka adalah kelompok yang dapat menjadi mesin penggerak dan produktif secara ekonomi dengan kesempatan yang sama, dengan ruang ekspresi yang lebih luas," ujar Airlangga dalam diskusi virtual bertajuk "Enganging Persons with Disabilities for Inclusivity", Rabu (26/1/2022) malam.

Dengan potensi itu, menurut Airlangga, semua orang sudah seharusnya mampu melepaskan diri dari stigmatisasi terhadap kelompok disabilitas.

Ia mengatakan, penyandang disabilitas memang merupakan kelompok berkebutuhan khusus, namun mereka bukan berarti tidak mampu.

"Mereka memiliki keterbatasan tetapi mereka tidak perlu dibatasi," kata Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Baca juga: Asosiasi Guru Ngaji di Surabaya Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Maju Pilpres 2024

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Airlangga menjelaskan, aturan tersebut secara tegas mengatur bahwa penghormatan terhadap integritas penyandang disabilitas adalah hak hidup yang harus dihormati.

Dengan demikian juga hak memperoleh pekerjaan, kesehatan termasuk hak politik yang merupakan hak asasi sebagai manusia yang turut andil mewujudkan tujuan didirikannya bangsa ini.

"Tentu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian dan keadilan sosial," terang Airlangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.