Polisi Koordinasi dengan Tokoh Masyarakat Antisipasi Bentrokan Susulan di Sorong

Kompas.com - 25/01/2022, 12:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Papua Barat berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Papua Barat untuk mengantisipasi adanya bentrokan susulan di Kota Sorong, Papua Barat.

Adapun bentrokan antara dua kelompok masyarakat yang menewaskan belasan orang telah terjadi di wilayah tersebut pada Selasa (25/1/2022).

"Polda jajaran langsung berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk mencegah tidak ada aksi balasan atau aksi lainnya," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa.

Baca juga: Bentrokan di Sorong, 17 Korban Tewas Terbakar Akan Diidentifikasi

Menurut Dedi, pertemuan antara kedua kelompok yang terlibat bentrokan juga sudah dilakukan.

Hal itu dilakukan untuk mencegah serta tidak melakukan aksi lanjutan.

"Polsek Sorong Timur telah melakukan pertemuan antara kelompok," ujar Dedi.

Berdasarkan data sementara, bentrokan itu mengakibatkan 19 orang meninggal dunia.

Sebanyak satu orang meninggal dunia akibat bentrokan. Sedangkan 18 lainnya diduga meninggal dunia akibat kebakaran di tempat hiburan tersebut.

Dedi menambahkan, polisi juga telah melakukan penyelidikan serta penyidikan dengan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi dari peristiwa bentrokan itu.

Baca juga: Bentrokan Warga di Sorong, Polri Sebut 19 Orang Meninggal Dunia

"Penyelidikan melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memproses tuntas kasus kejadian ini. Lalu jajaran juga menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP)," ucapnya.

Lebih lanjut, jajaran Polda Papua Barat saat ini sedang melakukan pencarian terhadap pelaku dan aktor intelektual dari bentrokan tersebut.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap aktor intelektual dan pelaku dari dua kelompok tersebut," tegas Dedi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.