UPDATE: 41 Meninggal, 8 Dirawat di RSUD, 9 Dirawat di Klinik akibat Kebakaran Lapas Tangerang

Kompas.com - 08/09/2021, 10:14 WIB
Kondisi di luar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Kota Tangerang, pada Rabu (8/9/2021) siang usai kebakaran yang terjadi. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALKondisi di luar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Kota Tangerang, pada Rabu (8/9/2021) siang usai kebakaran yang terjadi.
Penulis Irfan Kamil
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala bagian Humas Kementerian Hukum dan HAM Tubagus Erif Faturahman memberikan update kondisi terkini kebakaran di Blok C Lembaga Pemasyarakan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten, yang terjadi pada Rabu (8/9/2021) pagi.

Bagus menyebutkan, 41 orang meninggal dunia akibat kejadian tersebut, 8 orang luka berat dan dirawat di rumah sakit rujukan, serta 9 orang mengalami luka ringan dan dirawat di klinik.

"Sebanyak 41 orang meninggal, 8 dirawat di RSUD, 9 dirawat di klinik," ujar Bagus kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: 41 Orang Tewas akibat Kebakaran di Lapas Klas I Tangerang, Ditjen PAS Akui Over Kapasitas

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti mengatakan bahwa Lapas yang terbakar kondisinya kelebihan penghuni.

Lapas yang seharusnya diisi oleh 40 orang per kamar, tetapi ternyata diisi oleh sekitar 120 orang.

"Kondisi lapas tentu over-kapasitas yang harusnya 900 (orang), saat ini diisi 2.069 orang," ujar Rika dalam tayangan Kompas TV, Rabu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tentunya memang tidak bisa dijadikan alasan, tetapi itulah tantangan yang harus kami hadapi," ucap dia.

Baca juga: Fakta Terkini Kebakaran Lapas Klas I Tangerang yang Tewaskan 41 Orang...

Di sisi lain, Rika menyampaikan bahwa pihak keluarga korban kebakaran dipersilakan menghubungi pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mendapatkan update informasi.

"Kami sangat terbuka informasi, untuk keluarga yang memang akan kami hubungi, untuk menginformasikan kondisi dari keluarganya di Lapas Kelas I Tangerang," ujar Rika.

"Keluarga juga bisa menghubungi call center 0813 8355 7758, kami terbuka 24 jam," kata dia.

Baca juga: Kebakaran di Lapas Klas I Tangerang, Ditjen Pemasyarakatan Hubungi Keluarga Korban

Rika mengatakan bahwa lokasi kebakaran itu merupakan tempat hunian bagi warga binaan kasus narkoba.

Ia menyebutkan, hunian Blok C tersebut diisi oleh 122 warga binaan dan 15 orang petugas lapas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Nasional
Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Nasional
Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Nasional
Warga Karo Berikan 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Warga Karo Berikan 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Nasional
Baleg DPR Tetapkan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022, Ini Daftarnya

Baleg DPR Tetapkan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022, Ini Daftarnya

Nasional
KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara terhadap Nurdin Abdullah

KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara terhadap Nurdin Abdullah

Nasional
Besok, Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Semeru dan Berikan Bantuan kepada Korban

Besok, Jokowi Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Semeru dan Berikan Bantuan kepada Korban

Nasional
Bertemu Kardinal Ignatius Suharyo, Moeldoko Sampaikan Kebijakan Pemerintah soal Natal

Bertemu Kardinal Ignatius Suharyo, Moeldoko Sampaikan Kebijakan Pemerintah soal Natal

Nasional
Panglima TNI Tambah Alat Berat untuk Bantu BNPB Tangani Dampak Erupsi Semeru

Panglima TNI Tambah Alat Berat untuk Bantu BNPB Tangani Dampak Erupsi Semeru

Nasional
Polri dan Kepolisian Selandia Baru Tanda Tangan Kerja Sama Cegah dan Berantas Kejahatan Transnasional

Polri dan Kepolisian Selandia Baru Tanda Tangan Kerja Sama Cegah dan Berantas Kejahatan Transnasional

Nasional
UPDATE: Korban Jiwa akibat Erupsi Semeru Kini 22 Orang, 27 Orang Hilang

UPDATE: Korban Jiwa akibat Erupsi Semeru Kini 22 Orang, 27 Orang Hilang

Nasional
20 Juta Lebih Remaja Sudah Divaksinasi Dosis Pertama, Menkominfo: Jangan Pilih-pilih Vaksin

20 Juta Lebih Remaja Sudah Divaksinasi Dosis Pertama, Menkominfo: Jangan Pilih-pilih Vaksin

Nasional
Libur Nataru, Menko Airlangga Minta Kegiatan Masyarakat di Ruang Publik Dibatasi

Libur Nataru, Menko Airlangga Minta Kegiatan Masyarakat di Ruang Publik Dibatasi

Nasional
11 Poin Perubahan dalam RUU Kejaksaan, dari Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Penambahan Wewenang

11 Poin Perubahan dalam RUU Kejaksaan, dari Syarat Usia Jadi Jaksa hingga Penambahan Wewenang

Nasional
UPDATE 6 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,67 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 6 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,67 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.