Kompas.com - 29/07/2021, 10:45 WIB
Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom dalam sebuah diskusi bertajuk 'Hak Hidup dan Hukuman Mati dalam Teologi Agama-Agama' di Jakarta, Selasa (6/12/2016). Kristian ErdiantoSekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom dalam sebuah diskusi bertajuk 'Hak Hidup dan Hukuman Mati dalam Teologi Agama-Agama' di Jakarta, Selasa (6/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Gomar Gultom menginstruksikan agar fasilitas milik gereja menjadi tempat isolasi mandiri bagi masyarakat terpapar yang Covid-19.

Hal ini disampaikan Gomar saat berdialog dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Rabu (28/7/2021).

"Kami mendorong gereja-gereja untuk mengubah seluruh fasilitas gereja berupa mes dan guest house untuk ditransformasikan sebagai ruang-ruang isolasi mandiri," ujar Gomar, dalam keterangan tertulis Kemenko Polhukam, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: PGI Dorong Gereja Tahan Diri Adakan Ibadah di Tengah Lonjakan Covid-19

Namun, Gomar meminta pemerintah menyediakan pusat kesehatan agar memudahkan koordinasi dengan pihak gereja.

"Supaya jika terjadi keadaan darurat tetap bisa tertangani," kata Gomar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gomar mengatakan, gereja mempunyai prinsip yang sama dengan pemerintah dalam rangka menanggulangi Covid-19.

Prinsip tersebut meliputi upaya menekan penyebaran Covid-19 dan membangun kesadaran masyarakat.

"Pertama masalah kesehatan atau penanggulangan virusnya, kedua ikut dalam mencerdaskan masyarakat untuk lebih paham dengan situasi terkini, beberapa gereja juga ikut ambil bagian dalam menyelesaikan masalah ekonomi," tutur dia.

Baca juga: Rumah Ibadah Tak Ditutup Saat PPKM Darurat, PGI Imbau Gereja Tetap Gelar Ibadah Virtual

Hingga saat ini, kasus Covid-19 masih bertambah. Padahal pandemi sudah melanda Tanah Air lebih dari 500 hari.

Berdasarkan data pemerintah pada Rabu (28/7/2021) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 47.791 orang yang terjangkit Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 kini berjumlah 3.287.727 orang terhitung dari Maret 2020.

Penambahan kasus Covid-19 tertinggi ada di Jawa Barat sebanyak 8.366 kasus, disusul Jawa Timur dengan 6.422 kasus dan DKI Jakarta dengan 5.525 kasus.

Kasus Covid-19 saat ini sudah tercatat di 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi, dari Aceh hingga Papua.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.