Kompas.com - 26/07/2021, 15:31 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan terkait penerapan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta,  Minggu (25/7/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 dengan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Biro Pers - Setpres/hma/rwa BIRO PERS SETPRES/Hafidz Mubarak APresiden Joko Widodo menyampaikan keterangan terkait penerapan PPKM di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/7/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 dengan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Biro Pers - Setpres/hma/rwa

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada dua kunci yang bisa membuat bangsa Indonesia terlepas dari ujian pandemi Covid-19.

Kedua kunci itu adalah mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan vaksinasi agar membentuk kekebalan komunitas (herd immunity).

Jokowi meyakini bahwa dengan doa para ulama dan ikhtiar yang sungguh-sungguh dilakukan, maka bangsa Indonesia bisa melewati ujian pandemi Covid-19 tersebut.

"Kuncinya ada dua, pertama kita harus selalu patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Kedua, ada kecepatan vaksinasi untuk terwujudnya kekebalan komunal," ujar Jokowi di acara milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-46 yang digelar secara daring, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Kegiatan Perdagangan Mulai Dibuka, Jokowi: Kewaspadaan Tak Boleh Dilonggarkan

Apalagi, kata dia, sampai saat ini pandemi belum berakhir dan WHO kembali menyampaikan bahwa diperkirakan akan muncul lagi varian-varian baru Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jokowi mengatakan, hal itu bisa menyebabkan pandemi akan lebih panjang dari yang diperkirakan.

Oleh karena itu, dia pun mengharapkan dukungan dan bantuan MUI mulai dari tingkat pusat hingga daerah untuk mengajak umat mematuhi protokol kesehatan.

Termasuk memberikan penjelasan dan pemahaman yang benar tentang vaksin Covid-19.

"Bahwa vaksin yang digunakan oleh pemerintah adalah vaksin yang aman dan halal untuk melindungi diri kita, melindungi kerabat dan sesama," kata Jokowi.

Baca juga: Unggah Seruan Demo Copot Jokowi, Mahasiswa di Ambon Ditangkap Polisi dan Jadi Tersangka

Lebih lanjut Jokowi mengakui bahwa berbagai pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat di masa pandemi dipastikan menimbulkan banyak kesulitan.

Pertimbangan itu pula yang membuat pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat dengan mempercepat penyaluran bantuan sosial dan perlindungan sosial.

"Tujuannya untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.