Klaim PKB Masuk Tiga Besar, Muhaimin: Kita Sudah Meninggalkan Level Tengah

Kompas.com - 23/07/2021, 20:02 WIB
Ketua Umun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat menghadiri halal bihalal pengurus dan kader PKB se-Bali, NTT, dan NTB, Senin (24/5/2021). Dokumentasi/PKBKetua Umun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat menghadiri halal bihalal pengurus dan kader PKB se-Bali, NTT, dan NTB, Senin (24/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengeklaim partainya kini masuk tiga besar berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga.

Menurut Muhaimin, PKB kini sudah meninggalkan posisi papan tengah selama beberapa pemilihan umum terakhir.

"Sampai hari ini, semua survei menunjukkan PKB senantiasa bertengger di tiga besar, bertengger di tiga kekuatan utama, kita sudah meninggalkan level tengah," kata Muhaimin, saat berpidato dalam acara peringatan Hari Lahir ke-23 PKB, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Muhaimin: Kalau Pemerintah Gagal, Kita Bisa Jadi Partai Gagal

Wakil Ketua DPR itu menuturkan, peningkatan elektabilitas PKB merupakan hasil kinerja para kader di struktur eksekutif dan legislatif, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Muhaimin mengatakan, selama ini kader PKB telah hadir dengan menunjukkan komitmen dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Inilah yang membawa kita hadir hari ini sebagai kekuatan yang Insya Allah bukan saja solutif tetapi penuh keberkahan," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada kader PKB yang dinilainya konsisten selama bertahun-tahun menunjukkan kiprah kepedulian yang nyata.

"Kemenangan kita, eksistensi kita di papan atas ini karena kita hadir dan menunjukkan komitmen yang nyata di masyarakat," kata Muhaimin.

Baca juga: Said Aqil: Tidak Boleh Ada Ketegangan antara NU dan PKB

Salah satu survei yang menempatkan PKB di posisi tiga besar elektabilitas partai politik adalah survei yang digelar oleh Puspoll Indonesia pada 20-29 April 2021 lalu.

Survei tersebut menunjukkan, PKB memiliki elektabilitas sebesar 9,2 persen, di bawah PDI Perjuangan (22,3 persen) dan Partai Gerindra (13,4 persen).

Kendati demikian, sejumlah survei lain menunjukkan belum masuk posisi tiga besar, misalnya survei Saiful Mujani Research and Consulting pada 21-28 Mei 2021 yang menempatkan PKB pada urutan keempat.

Survei tersebut menunjukkan, elektabilitas PKB yang sebesar 9,7 persen masih berada di bawah PDI-P (25,9 persen), Partai Gerindra (10,9 persen), dan Partai Golkar (10,7 persen).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Nasional
Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Nasional
Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Nasional
Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Nasional
Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Nasional
Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Nasional
BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

Nasional
Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional
Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Nasional
Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Nasional
Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Nasional
Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Nasional
Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.