Kompas.com - 03/06/2021, 21:01 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat bersilaturahmi menemui Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Gedung DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020). Agenda Pertemuan AHY dengan Cak Imin merupakan rangkaian kunjungan silaturahmi pasca terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat 15 Maret 2020 yang lalu. Tribunnews/Jeprima
TRIBUNNEWS/JeprimaKetua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat bersilaturahmi menemui Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Gedung DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2020). Agenda Pertemuan AHY dengan Cak Imin merupakan rangkaian kunjungan silaturahmi pasca terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat 15 Maret 2020 yang lalu. Tribunnews/Jeprima

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat menghormati aspirasi politik yang berkembang di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terkait wacana mengusung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024.

Menurut Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, aspirasi itu sah-sah saja sebagai wacana.

"Sebagai wacana sah-sah saja, termasuk mengusulkan Cak Imin sebagai Calon Presidennya," kata Kamhar dalam keterangannya, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Ketua DPP PKB Dorong Pasangan Puan-Muhaimin di Pilpres 2024

Kendati demikian, Kamhar menegaskan bahwa Partai Demokrat belum memprioritaskan isu politik untuk Pilpres. 

Sebab, menurutnya, Partai Demokrat masih fokus pada agenda konsolidasi internal.

"Bagi Partai Demokrat, penyikapan dan pembahasan wacana seperti ini belum menjadi prioritas. Partai Demokrat masih fokus pada agenda konsolisi internal di satu sisi untuk mempersiapkan Musda dan Muscab," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, tambah Kamhar, partainya masih fokus bekerja nyata bagi masyarakat yang diterpa kesusahan akibat krisis ekonomi dan krisis kesehatan.

"Termasuk juga advokasi kebijakan, untuk merespons dan melakukan telaah kritis atas berbagai persoalan yang belum teratasi, seperti misalnya ancaman terhadap pemberantasan korupsi yang berpotensi terganggu akibat peralihan status pegawai KPK menjadi ASN," jelas Kamhar.

Sebelumnya, PKB memunculkan wacana untuk menduetkan Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum Partai Demokrat AHY dalam Pilpres 2024.

Menurut Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, dirinya mendapatkan masukan dari sejumlah pihak terkait kemungkinan mengusung Gus AMI dengan AHY diduetkan.

Baca juga: Waketum PKB Tawarkan Duet Cak Imin-AHY

"Saya pikir ini opsi yang bagus juga, lebih fresh, duet sipil-militer, religius-nasionalis. Namun semua itu tergantung respons dari masyarakat,” kata Muhaimin dalam keterangannya, Kamis (3/6/2021).

Lanjutnya, saat ini masyarakat membutuhkan sosok yang lebih fresh dari berbagai nama tokoh capres yang sudah ada.

Ia menilai, sosok tersebut harus mampu memberikan harapan dan turun tangan mengatasi kesulitan masyarakat.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Ajak Dunia Bersatu Atasi Pandemi Covid-19

Indonesia Ajak Dunia Bersatu Atasi Pandemi Covid-19

Nasional
Jokowi Usulkan Perlunya Protokol Kesehatan Global selama Pandemi Covid-19

Jokowi Usulkan Perlunya Protokol Kesehatan Global selama Pandemi Covid-19

Nasional
Amnesty Desak Kepolisian Tak Tindaklanjuti Laporan Luhut Terhadap Haris dan Fatia

Amnesty Desak Kepolisian Tak Tindaklanjuti Laporan Luhut Terhadap Haris dan Fatia

Nasional
Berbicara di Sidang PBB, Jokowi Klaim Deforestasi di Indonesia Menurun Signifikan

Berbicara di Sidang PBB, Jokowi Klaim Deforestasi di Indonesia Menurun Signifikan

Nasional
Tiba di BBJ, Wapres Tinjau Vaksinasi Covid-19 yang Digelar KG dan Dewan Pers

Tiba di BBJ, Wapres Tinjau Vaksinasi Covid-19 yang Digelar KG dan Dewan Pers

Nasional
Menkes Sebut RI Sambut Baik Ajakan Joe Biden Terkait Penanganan Covid-19

Menkes Sebut RI Sambut Baik Ajakan Joe Biden Terkait Penanganan Covid-19

Nasional
Saat Alex Noerdin Jadi Tersangka Dua Kasus Korupsi dalam Sepekan

Saat Alex Noerdin Jadi Tersangka Dua Kasus Korupsi dalam Sepekan

Nasional
Jokowi Diundang Presiden AS untuk Bahas Pandemi, Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jadi Pokok Pembahasan

Jokowi Diundang Presiden AS untuk Bahas Pandemi, Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jadi Pokok Pembahasan

Nasional
Jokowi Sambut Baik Ajakan Joe Biden Bangun Arsitektur Sistem Ketahanan Kesehatan Global

Jokowi Sambut Baik Ajakan Joe Biden Bangun Arsitektur Sistem Ketahanan Kesehatan Global

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Ini Profil Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur

Jadi Tersangka KPK, Ini Profil Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur

Nasional
Di Forum PBB, Jokowi Bicara Marginalisasi Perempuan di Afghanistan hingga Krisis Myanmar

Di Forum PBB, Jokowi Bicara Marginalisasi Perempuan di Afghanistan hingga Krisis Myanmar

Nasional
Jokowi: Kita Harus Menata Ulang Ketahanan Kesehatan Global

Jokowi: Kita Harus Menata Ulang Ketahanan Kesehatan Global

Nasional
Menlu Retno: Kesetaraan Vaksin Covid-19 Jadi Ujian Moral Terbesar Saat Ini

Menlu Retno: Kesetaraan Vaksin Covid-19 Jadi Ujian Moral Terbesar Saat Ini

Nasional
Jokowi di Sidang Umum PBB: Kita Harus Serius Lawan Terorisme hingga Perang

Jokowi di Sidang Umum PBB: Kita Harus Serius Lawan Terorisme hingga Perang

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Hadiri Vaksinasi bagi 10.000 Pekerja Media yang Diselenggarakan KG dan Dewan Pers

Wapres Ma'ruf Amin Dijadwalkan Hadiri Vaksinasi bagi 10.000 Pekerja Media yang Diselenggarakan KG dan Dewan Pers

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.