KSAD: 4 Jenderal TNI AD Kawal Kasus Pengeroyokan Anggota Kopassus di Jaksel

Kompas.com - 20/04/2021, 16:37 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar video teleconference membahas kerja sama penanganan Covid-19 bersama kepala staf dan panglima angkatan darat (AD) dari 10 negara anggota ASEAN, Kamis, 9/7/2020. TNI ADKepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar video teleconference membahas kerja sama penanganan Covid-19 bersama kepala staf dan panglima angkatan darat (AD) dari 10 negara anggota ASEAN, Kamis, 9/7/2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak empat jenderal TNI Angkatan Darat (AD) mengawal kasus dugaan pengeroyokan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2021).

Hal itu disampaikan Kepala Staf Angktan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di Markas Pomdam Jaya Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Keempat jenderal itu terdiri dari jenderal bintang tiga hingga bintang satu. Mereka diberi tugas untuk mencari kejelasan terhadap peristiwa tersebut.

"Intinya proses dikawal mulai dari Komandan Pusat Polisi Militer (AD), Asisten Intelijen KSAD, Dirkumad, kemudian yang di bawah ditangani langsung oleh Pangdam Jaya. Kita akan cari sejelas-jelasnya apa yang terjadi," ujar Andika dikutip dari Tribunnews.com, Senin (20/4/2021).

Baca juga: Diduga Terlibat Pengeroyokan di Tebet, Lima Pemuda Diamankan Polisi

Ia menegaskan, secara internal TNI AD masih mendalami keberadaan prajurit Kopassus tersebut di lokasi dan waktu kejadian.

Menurut Andika, dilihat dari waktunya, waktu prajurit tersebut ditemukan terluka bukanlah waktu yang normal bagi seorang prajurit berada di lokasi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, kata dia, kegiatan apa pun yang dilakukan oleh prajurit tersebut harus dihentikan.

"Oleh karena itu ini harus dihentikan. Tidak boleh ini dilakukan karena memang tidak ada hubungannya dengan tugas pokok kami," kata Andika.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI dikeroyok sejumlah orang di Jalan Falatehan, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sebuah rekaman CCTV juga memperlihatkan aksi pengeroyokan tersebut. Rekaman ini pun langsung viral di media sosial.

Baca juga: Polisi Masih Selidiki Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru

Dalam rekaman tersebut terlihat sekelompok pria mengeroyok seseorang hingga terkapar.

Setelah korban terjatuh tak berdaya, para pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.