Serahkan Soal Tes Calon ASN ke Menpan RB, Nadiem Komitmen Bantu Rekrut Smart ASN

Kompas.com - 20/04/2021, 12:49 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2021). Rapat tersebut membahas persiapan vaksinasi COVID-19 bagi guru, murid dan mahasiswa serta membahas persiapan pembukaan pembelajaran tatap muka sekolah di bulan Juli. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2021). Rapat tersebut membahas persiapan vaksinasi COVID-19 bagi guru, murid dan mahasiswa serta membahas persiapan pembukaan pembelajaran tatap muka sekolah di bulan Juli. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah menyerahkan soal-soal untuk seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Menpan RB).

Nadiem mengatakan, pihaknya berupaya membuat soal seleksi CASN yang akuntabel dan transparan demi menciptakan "smart ASN".

Nantinya, smart ASN diharapkan memiliki sikap integritas, nasionalis, professional, menguasai teknologi, berwawasan global, hingga mempu membangun jejaring sosial.

"Kemendikbud berkomitmen untuk selalu membantu proses pengadaan pegawai secara akuntabel dan transparan sehingga memungkinkan rekrutmen calon-calon smart ASN," kata Nadiem dalam konferensi pers, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Tanggapi Survei Korupsi di Lingkup ASN, Tjahjo Minta Aplikasi LAPOR! Dimanfaatkan

Selain itu, Nadiem menyebut penyusunan soal telah dilakukan dengan melalui beberapa tahapan.

Proses pembuatan soal seleksi CASN juga telah melibatkan banyak pihak di antaranya, unsur dari Kementerian PAN RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), hingga para pakar dari perguruan tinggi.

"Untuk selanjutnya dapat digunakan untuk seleksi pengadaan CPNS tahun 2021 di lingkungan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah," kata Nadiem.

Menurut Nadiem, soal seleksi untuk CASN juga telah disesuaikan dengan melibatkan penulis perguruan tinggi negeri di Indonesia dan melewati proses penjaminan mutu oleh pusat asesmen dan pembelajaran.

Kemudian, soal tersebut juga telah dipastikan sesuai dengan kaidah tulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Baca juga: Jokowi Terbitkan Keppres 7/2021, Cuti Bersama Tak Kurangi Hak Cuti Tahunan ASN

Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) merilis informasi seleksi Calon Aparatur Sipil Negara atau CASN tahun 2021.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menyebutkan, total kebutuhan ASN tahun 2021 sebanyak 1.275.387.

Jumlah tersebut menjadi kebutuhan ASN di tingkat pemerintah pusat dan daerah.

"Ini termasuk guru PPPK, PPPK non-guru, dan CPNS," kata Tjahjo.

Sementara itu untuk jadwal pembukaan pendaftaran CPNS dan PPPK direncanakan pada Mei-Juni 2021. Seleksi PPPK sendiri akan dibuka bagi guru dan non-guru.

Baca juga: Info Pendaftaran CASN: Sekolah Kedinasan, PPPK, CPNS dari Kemenpan RB



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X