Kesenjangan Gender Disebut Pengaruhi Tingginya Angka Stunting di Indonesia

Kompas.com - 23/10/2020, 17:35 WIB
Ilustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan. SHUTTERSTOCK/zffotoIlustrasi ibu hamil dan janin dalam kandungan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesenjangan gender dinilai menjadi salah satu yang berpengaruh terhadap tingginya angka stunting di Indonesia.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Agustina Erni mengatakan, kesenjangan gender di keluarga kerap mempengaruhi kualitas kesehatan perempuan, termasuk ibu hamil.

"Kesenjangan gender dalam keluarga sering kali memengaruhi kualitas kesehatan perempuan, tak terkecuali pada ibu hamil," kata Erni, dikutip dari siaran pers, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Menko PMK: Masalah Stunting Tak Sekadar soal Gizi Buruk

Ia mengatakan, di beberapa daerah, kesehatan ibu hamil masih dianggap sebagai tanggung jawab perempuan.

Hal tersebut juga terjadi pada kesehatan bayi dan pemenuhan gizi balita yang dianggap hanya menjadi urusan perempuan.

"Kesehatan ibu hamil, bayi, dan pemenuhan gizi balita (dianggap) urusan perempuan saja," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, ia pun berharap melalui Strategi Nasional (Stranas) Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) 2018-2024, pihaknya ingin mengarusutamakan kesetaraan gender pada setiap program dan anggaran termasuk pada isu stunting.

Ia mengatakan, selama ini, isu kesehatan perempuan berdampak pada banyaknya jumlah anak stunting.

Hal tersebut juga sering dianggap hanya menjadi tanggung jawab perempuan.

"Padahal, stunting juga harusnya menjadi tanggung jawab kaum laki-laki, keluarga, hingga masyarakat. Stunting dapat dicegah jika kesetaraan gender terwujud," kata dia.

Baca juga: Menko PMK Minta Pemda Optimalkan Program Penanganan Stunting

Salah satu yang dapat dilakukan melalui program tersebut adalah mengintegrasikan perspektif gender dalam seluruh proses pembangunan, program, dan anggaran pembangunan tepat sasaran, termasuk bagi ibu hamil.

Beberapa hal yang juga harus diperhatikan, kata dia, antara lain konsumsi gizi, pola asuh, pelayanan kesehatan, dan kesehatan lingkungan.

Adapun dalam pengentasan stunting, pemerintah menargetkan menurunkan angka stunting hingga 14 persen pada 2024. Saat ini, jumlah stunting di Tanah Air berkisar di angka 27 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menpan-RB Serahkan Kebijakan Bekerja dari Rumah dan Kantor ke Masing-masing Kementerian dan Lembaga

Menpan-RB Serahkan Kebijakan Bekerja dari Rumah dan Kantor ke Masing-masing Kementerian dan Lembaga

Nasional
Terawan Ngotot Pengembangan Vaksin Nusantara Dilanjutkan, Epidemiolog: Harus Didasarkan Bukti Ilmiah

Terawan Ngotot Pengembangan Vaksin Nusantara Dilanjutkan, Epidemiolog: Harus Didasarkan Bukti Ilmiah

Nasional
Polisi Ungkap Modus Pinjol Ilegal 'Rp Cepat': Tawarkan Bunga Pinjaman Rendah tetapi Tagihan Tak Wajar

Polisi Ungkap Modus Pinjol Ilegal "Rp Cepat": Tawarkan Bunga Pinjaman Rendah tetapi Tagihan Tak Wajar

Nasional
KSP: Pembangunan IKN Hanya 10 Persen dari APBN, Sisanya Investasi

KSP: Pembangunan IKN Hanya 10 Persen dari APBN, Sisanya Investasi

Nasional
Soal Calon Panglima TNI Pengganti Hadi Tjahjanto, Istana: Hak Prerogatif Presiden

Soal Calon Panglima TNI Pengganti Hadi Tjahjanto, Istana: Hak Prerogatif Presiden

Nasional
Kasus Covid-19 Kembali Lewati 10.000, Epidemiolog: Kombinasi Mobilitas Penduduk dan Varian Baru Virus Corona

Kasus Covid-19 Kembali Lewati 10.000, Epidemiolog: Kombinasi Mobilitas Penduduk dan Varian Baru Virus Corona

Nasional
Kasus Covid-19 Meningkat, Panglima TNI Minta Semua Pihak Putus Rantai Penularan Bersama

Kasus Covid-19 Meningkat, Panglima TNI Minta Semua Pihak Putus Rantai Penularan Bersama

Nasional
Pemerintah Diminta Terapkan Pembatasan Berskala Besar agar Sistem Kesehatan Tak Kolaps

Pemerintah Diminta Terapkan Pembatasan Berskala Besar agar Sistem Kesehatan Tak Kolaps

Nasional
Ini Konstruksi Perkara Suap yang Jerat Empat Mantan Anggota DPRD Jambi

Ini Konstruksi Perkara Suap yang Jerat Empat Mantan Anggota DPRD Jambi

Nasional
Kasus Baru Covid-19 Kembali Lewati 10.000, Pemerintah Diminta Perbanyak Testing dan Tracing

Kasus Baru Covid-19 Kembali Lewati 10.000, Pemerintah Diminta Perbanyak Testing dan Tracing

Nasional
Panglima TNI: Pemerintah Siapkan Program 1 Juta Vaksin Per Hari di 100 Titik

Panglima TNI: Pemerintah Siapkan Program 1 Juta Vaksin Per Hari di 100 Titik

Nasional
Uji Formil UU Cipta Kerja, DPR Sebut Perubahan Naskah Setelah Disetujui Sebatas Redaksional

Uji Formil UU Cipta Kerja, DPR Sebut Perubahan Naskah Setelah Disetujui Sebatas Redaksional

Nasional
Empat Mantan Anggota DPRD Jambi Ditahan KPK

Empat Mantan Anggota DPRD Jambi Ditahan KPK

Nasional
Polisi Bongkar Aksi Penipuan Pinjol Ilegal 'Rp Cepat', 5 Orang Jadi Tersangka

Polisi Bongkar Aksi Penipuan Pinjol Ilegal "Rp Cepat", 5 Orang Jadi Tersangka

Nasional
Pemerintah Umumkan Logo dan Tema HUT ke-76 RI

Pemerintah Umumkan Logo dan Tema HUT ke-76 RI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X