Cegah Covid-19 di Pengungsian, Pemetaan Sebelum Bencana Perlu Dilakukan

Kompas.com - 30/09/2020, 14:27 WIB
Sebanyak 515 warga di Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta diungsikan ke tempat pengungsian sementara yang lebih aman begitu tahu Bendungan Katulampa berstatus Siaga 1 pada Senin (21/9/2020) pukul 18.30 WIB. Dok. Kecamatan PancoranSebanyak 515 warga di Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta diungsikan ke tempat pengungsian sementara yang lebih aman begitu tahu Bendungan Katulampa berstatus Siaga 1 pada Senin (21/9/2020) pukul 18.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemetaan sebelum terjadi bencana alam dinilai perlu dilakukan agar lokasi pengungsian tidak menjadi klaster baru Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesiapsiagaan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Hadijah Pandita dalam konferensi pers di BNPB, Rabu (30/9/2020).

Ia mengatakan, pemetaaan tersebut harus dilakukan pertama kali dari level terkecil, yakni RT/RW agar saat bencana terjadi dan mengungsi tidak ada warga yang terpapar Covid-19.

"Kalau ada warga yang isolasi mandiri sudah bisa teridentifikasi sehingga saat mengungsi mereka sudah di tempat terpisah," kata Hadijah.

Baca juga: Kemenkes Keluarkan Pedoman Pengungsian Bencana Alam di Masa Pandemi Covid-19

Pemetaan sebelum bencana juga di level terendah itu juga akan membuat masyarakat berdaya dan melaksanakannya berdasarkan kesepakatan jika suatu saat bencana terjadi.

"Sehingga mereka tahu apa yang harus dilakukan berdasarkan kesepakatan yang disusun. Jadi mulai dari level terkecil," kata dia.

Sementara bagi wilayah yang belum melakukan pemetaan tetapi bencana terlanjur terjadi, kata dia, maka saat mengungsi para pengungsi harus dipastikan menerapkan 3M.

Hadijah melanjutkan, minimal nantinya para pengungsi harus menggunakan masker agar tingkat penularan Covid-19 dapat diminimalisir.

"Kalaupun harus berdesakan, saling membelakangi saja sehingga bisa mengurangi droplet. Disiapkan minimal tempat cuci tangan. Itu sesuatu sederhana yang bisa dilakukan untuk upaya awal di pengungsian," kata dia.

Baca juga: Tempat Pengungsian Banjir Selama Pandemi Covid-19 Harus Dua Kali Lipat, Anies Siapkan Ingub

Adapun untuk layanan kesehatan dari pemerintah, kata dia, pihak Puskesmas bisa mengatur untuk melaksanakan hal tersebut dengan melakukan aksi cepat.

Antara lain, melakukan screening untuk memisahkan orang yang sakit di pengungsian tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X