Kompas.com - 03/09/2020, 07:23 WIB
Ilustrasi vaksin corona SHUTTERSTOCK/Orpheus FXIlustrasi vaksin corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki bulan keenam sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan di Indonesia pada 2 Maret 2020, pandemi masih terus berlangsung.

Pemerintah menyokong para ahli untuk terus berupaya mengembangkan vaksin Covid-19 dengan harapkan dapat memutus penyebaran dan penularan virus corona.

Pemerintah pun bekerja sama dengan lembaga di luar negeri dalam mengembangkan vaksin, di samping juga mengembangkan vaksin buatan Indonesia sendiri.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, Indonesia berkolaborasi dengan sejumlah negara, yakni China dan Korea Selatan dalam mengembangkan vaksin Covid-19.

Baca juga: Erick Thohir Minta Kadin Tak Ikut Program Bantuan Vaksin Covid-19 dari Pemerintah

Indonesia bekerja sama dengan empat perusahaan asing untuk menemukan vaksin tersebut.

Pertama, Bio Farma berkolaborasi dengan perusahaan Bioteknologi China, Sinovac dan menargetkan izin edar vaksin pada awal 2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua, PT BCHT teknologi Indonesia berkerja sama dengan perusahaan China National Biotech. Target dapat izin edar vaksi Covid-19 pada awal Mei 2021.

Ketiga, PT Kalbe Farma berkolaborasi dengan perusahaan Genexine Inc, Korea Selatan, menargetkan dapat izin edar vaksin Covid-19 pada Agustus 2021.

"Terakhir, PT Bio Farma dengan The Coallition for Epidemic Preparation Inovation atau CEPI telah masuk dalam daftar manufaktur atau short list yang berpotensi untuk memproduksi vaksin Covid-19," kata Terawan dalam rapat kerja Komisi IX, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Target 347 juta vaksin

Pada hari yang sama, Presiden Jokowi menegaskan, vaksin yang dikembangkan PT Bio Farma dengan Sinovac dari China mulai melakukan uji klinis tahap tiga pada Juli 2020.

Baca juga: WHO Dituding Korup, AS Enggan Ikut Koalisi Pengembangan Vaksin Corona

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana hadir dalam peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2020).ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana hadir dalam peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2020).
Sementara itu, PT Kalbe Farma Tbk juga masih bekerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan, Genexine Inc.

"Uji klinis kalau tidak salah sudah sampai uji ke-3, tapi perlu enam bulan untuk uji terakhir, jadi kira-kira diproduksi Januari sampai April (2021)," kata Presiden Jokowi.

Menurut dia, target produksi pemerintah adalah sebanyak 347 juta vaksin.

Namun, pada awal 2021 pemerintah menargetkan memproduksi 170 juta vaksin terlebih dahulu.

"Nanti kelompok yang diprioritaskan untuk mendapat vaksin adalah bagi tenaga kesehatan dan kelompok rentan, dan wilayah merah," ujar dia.

Kendati demikian, Presiden Jokowi menekankan bahwa selama vaksin belum berhasil diproduksi, maka pemerintah terus melakukan tracing contact dan treatment dengan baik.

Menyambut vaksin dari China

Pada 19 Juli 2020, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengumumkan, vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac Biotech Ltd telah sampai di Indonesia pada Minggu (19/7/2020).

Baca juga: Menristek: Vaksin dan Obat Tak Berarti Akhiri Pandemi Covid-19

Vaksin tersebut sudah diserahkan ke Bio Farma untuk memasuki tahap uji klinis ke-3.

"Betul, sudah sampai pada Minggu. Sudah diserahkan ke Bio Farma," ujar Faizasyah ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin (20/7/2020).

Plt Juru Bicara Kemlu Teuku FaizasyahKemlu Plt Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah
Faizasyah mengatakan, tugas Kemenlu terkait vaksin Covid-19 ini adalah memberikan fasilitasi proses vaksin pengiriman dari China ke Indonesia.

Menurut Faizasyah, pengembangan vaksin dengan China dilakukan melalui kerja sama internasional.

"Strategi jangka pendek memang untuk memastikan akses ke vaksin manakala sudah siap diproduksi dan ini dilakukan melalui kerja sama internasional," ujar dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, vaksin Covid-19 yang tiba di Indonesia itu sudah melewati uji klinis tahap I dan II.

Baca juga: Kemenristek Akan Segera Uji Vaksin Merah Putih

Oleh karenanya, tahap III akan segera dilakukan di Indonesia dan beberapa lembaga akan ikut bekerja sama dengan Sinovac.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Bea Cukai soal Dugaan Penggelapan Impor Emas Rp 47,1 Triliun

Penjelasan Bea Cukai soal Dugaan Penggelapan Impor Emas Rp 47,1 Triliun

Nasional
Kemenkes: 145 Kasus Varian Baru Virus Corona Tersebar di 12 Provinsi

Kemenkes: 145 Kasus Varian Baru Virus Corona Tersebar di 12 Provinsi

Nasional
Putusan Banding, Hukuman Jaksa Pinangki Dikurangi Jadi 4 Tahun

Putusan Banding, Hukuman Jaksa Pinangki Dikurangi Jadi 4 Tahun

Nasional
Yasonna: KUHP Warisan Kolonial Banyak Menyimpang dari Asas Hukum Pidana Umum

Yasonna: KUHP Warisan Kolonial Banyak Menyimpang dari Asas Hukum Pidana Umum

Nasional
Kasus Covid-19 pada Anak Tinggi, Ini Saran P2G soal Belajar Tatap Muka Terbatas

Kasus Covid-19 pada Anak Tinggi, Ini Saran P2G soal Belajar Tatap Muka Terbatas

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Ini Peran Tommy Adrian dalam Kasus Pengadaan Lahan di Munjul

Jadi Tersangka KPK, Ini Peran Tommy Adrian dalam Kasus Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Berkas Perkara Lengkap, Bupati Muara Enim Nonaktif Segera Disidang di Tipikor Palembang

Berkas Perkara Lengkap, Bupati Muara Enim Nonaktif Segera Disidang di Tipikor Palembang

Nasional
Sidang Korupsi Bansos, Saksi Ungkap Pemilik Perusahaan Penyuplai Barang ke Kemensos

Sidang Korupsi Bansos, Saksi Ungkap Pemilik Perusahaan Penyuplai Barang ke Kemensos

Nasional
Jadi Kepanjangan Tangan Kemensos, TKSK Diminta Mensos Risma Lakukan 3 Hal Ini

Jadi Kepanjangan Tangan Kemensos, TKSK Diminta Mensos Risma Lakukan 3 Hal Ini

Nasional
Jelang PTM Terbatas, Pimpinan DPR: Jangan Sampai Sekolah Jadi Klaster Penularan Covid-19

Jelang PTM Terbatas, Pimpinan DPR: Jangan Sampai Sekolah Jadi Klaster Penularan Covid-19

Nasional
Lantik Pejabat Baru Kemendes PDTT, Gus Menteri Ingatkan Soal Tugas dan Tanggung Jawab

Lantik Pejabat Baru Kemendes PDTT, Gus Menteri Ingatkan Soal Tugas dan Tanggung Jawab

Nasional
Varian Virus Corona dari India Mendominasi, Epidemiolog Minta Jokowi Terapkan Karantina Wilayah

Varian Virus Corona dari India Mendominasi, Epidemiolog Minta Jokowi Terapkan Karantina Wilayah

Nasional
Soal Penggelapan Modus Impor Emas, Kejagung Sebut Ada Kesulitan Terkait Undang-undang

Soal Penggelapan Modus Impor Emas, Kejagung Sebut Ada Kesulitan Terkait Undang-undang

Nasional
Kejagung Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi Asabri

Kejagung Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi Asabri

Nasional
Dugaan Pelanggaran Etik, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Tunggu Panggilan Dewas

Dugaan Pelanggaran Etik, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Tunggu Panggilan Dewas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X