Menristek: Vaksin dan Obat Tak Berarti Akhiri Pandemi Covid-19

Kompas.com - 02/09/2020, 20:36 WIB
Menristek Bambang Brodjonegoro saat menyampaikan fokus PRN 2020, Kamis (13/8/2020). Tangkapan layar Zoom KemenristekMenristek Bambang Brodjonegoro saat menyampaikan fokus PRN 2020, Kamis (13/8/2020).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Riset dan Teknologi ( Menristek) Bambang Brodjonegoro menyatakan, keberadaan vaksin dan obat tak serta-merta mengakhiri pandemi Covid-19.

"Keberadaan vaksin dan obat tidak berarti pandemi berakhir. Tapi kita jadi lebih siap dan sanggup untuk berhadapan atau hidup bersama Covid-19," kata Bambang dalam keterangan persnya di kanal YouTube BNPB, Rabu (2/9/2020).

Ia mengatakan pandemi Covid-19 tetap akan berlangsung dan masyarakat Indonesia dipaksa untuk hidup di tengah wabah tersebut.

Baca juga: Erick Thohir Prediksi 93 Juta Orang Dapat Bantuan Vaksin Covid-19 dari Pemerintah

Untuk itu, meski nantinya vaksin Covid-19 ditemukan dan siap disuntikkan secara massal, masyarakat tetap harus menjalankan protokol kesehatan.

Mantan Menteri Keuangan ini mengatakan, masyarakat harus tetap mengenakan masker di ruang publik, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik sekaligus menghindari kerumunan.

"Pada intinya kami akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk mendapatkan vaksin dan barangkali menemukan obat dan alat kesehatan yang diperlukan. Dan satu lagi harapan kami pada masyarakat adalah tidak pernah lengah menghadapi Covid-19," lanjut dia.

Baca juga: Penelitian Vaksin Covid-19 di Dunia, Sudah Sampai Mana Prosesnya?

Seperti diketahui, pemerintah melalui PT Bio Farma bekerja sama dengan perusahaan medis asal China, Sinovac, dalam pengembangan vaksin Covid-19.

Saat ini sedang dilakukan uji klinis tahap ketiga di Bandung, Jawa Barat, untuk pengembangan vaksin tersebut.

Selain mengimpor bibit vaksin dari Sinovac, pemerintah juga mengembangkan vaksin merah putih yang 100 persen buatan Indonesia. Vaksin tersebut dikembangkan oleh Lembaga Biomolekuker Eijkman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Tahan Dua Tersangka Lagi di Kasus Suap Edhy Prabowo

KPK Tahan Dua Tersangka Lagi di Kasus Suap Edhy Prabowo

Nasional
Bilik Swab Test Covid-19 Karya UI Raih Penghargaan Kementrian PANRB

Bilik Swab Test Covid-19 Karya UI Raih Penghargaan Kementrian PANRB

Nasional
13 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di MA Maju ke Tahapan Wawancara di KY

13 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di MA Maju ke Tahapan Wawancara di KY

Nasional
LPSK Siap Lindungi Saksi yang Beri Keterangan terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster

LPSK Siap Lindungi Saksi yang Beri Keterangan terkait Kasus Dugaan Suap Ekspor Benih Lobster

Nasional
ICW Apresiasi Penangkapan Menteri Edhy Prabowo, Minta KPK Tak Larut dalam Euforia

ICW Apresiasi Penangkapan Menteri Edhy Prabowo, Minta KPK Tak Larut dalam Euforia

Nasional
Ada Kader PDI-P di Kasus Edhy Prabowo, Basarah: Sudah Tak Aktif, Tak Ada Kaitan dengan Partai

Ada Kader PDI-P di Kasus Edhy Prabowo, Basarah: Sudah Tak Aktif, Tak Ada Kaitan dengan Partai

Nasional
Polisi Sebut Korban Dugaan Investasi Bodong Kampung Kurma Group Capai 2.000 Orang

Polisi Sebut Korban Dugaan Investasi Bodong Kampung Kurma Group Capai 2.000 Orang

Nasional
Satgas Ungkap 14 Daerah Penyelenggara Pilkada Masuk Kategori Berisiko Tinggi Covid-19

Satgas Ungkap 14 Daerah Penyelenggara Pilkada Masuk Kategori Berisiko Tinggi Covid-19

Nasional
Uji Materi UU PPMI Ditolak, Migrant Care: Monumental bagi Perlindungan Pekerja Migran

Uji Materi UU PPMI Ditolak, Migrant Care: Monumental bagi Perlindungan Pekerja Migran

Nasional
Pemerintah Akan Perkuat Desain Keterwakilan Perempuan di Parlemen Lewat Perpres

Pemerintah Akan Perkuat Desain Keterwakilan Perempuan di Parlemen Lewat Perpres

Nasional
Lewat Surat, Ketua DPR Didesak Sahkan RUU PKS

Lewat Surat, Ketua DPR Didesak Sahkan RUU PKS

Nasional
Edhy Prabowo Tersangka, Jokowi Dinilai Punya Momentum Reshuffle

Edhy Prabowo Tersangka, Jokowi Dinilai Punya Momentum Reshuffle

Nasional
Panglima TNI Beri 59 Ekor Babi Hutan untuk Upacara Adat Bakar Batu di Papua

Panglima TNI Beri 59 Ekor Babi Hutan untuk Upacara Adat Bakar Batu di Papua

Nasional
Komisi II DPR Minta Kemendagri Terus Lacak Pemilih yang Terdaftar di DPT Tapi Belum Punya e-KTP

Komisi II DPR Minta Kemendagri Terus Lacak Pemilih yang Terdaftar di DPT Tapi Belum Punya e-KTP

Nasional
Urus Surat terkait Djoko Tjandra, Polisi Ini Mengaku Dijanjikan Uang oleh Brigjen Prasetijo

Urus Surat terkait Djoko Tjandra, Polisi Ini Mengaku Dijanjikan Uang oleh Brigjen Prasetijo

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X