Kasus Covid-19 di DKI Lampaui Jawa Timur, Satgas: Ada Dua Penyebab

Kompas.com - 10/08/2020, 07:32 WIB
Sejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan. Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSejumlah pekerja menggunakan masker berjalan kaki setelah meninggalkan perkantorannya di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Klaster perkantoran penularan Covid-19 di Jakarta kini menjadi sorotan. Data resmi hingga Selasa (28/7/2020) kemarin, ada 440 karyawan di 68 perkantoran di Ibu Kota yang terinfeksi virus corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan kasus konfirmasi Covid-19 di DKI Jakarta pada beberapa hari terakhir tercatat mengalami peningkatan cukup pesat.

Hal ini menyebabkan DKI Jakarta menjadi provinsi dengan total kasus Covid-19 tertinggi, melampaui Jawa Timur.

"DKI Jakarta yang dulunya nomor dua sekarang menjadi nomor satu. Jadi kita lihat memang Jakarta meningkat cukup pesat di beberapa hari terakhir ini," ujar Wiku, dikutip dari tayangan video di kanal YouTube resmi BNPB, Senin (10/8/2020).

Baca juga: UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Berdasarkan data pemerintah hingga Minggu (9/8/2020), total kasus konfirmasi positif Covid-19 di DKI Jakarta tercatat sebanyak 25.727 kasus. Sementara itu, Jawa Timur mencatat total ada 25.330 kasus Covid-19 dalam periode yang sama.

Menurut Wiku, ada dua penyebab kondisi ini. Pertama, pelaksanaan contact tracing yang dijalankan semakin baik.

Kedua, karena tingkat kontak atau penularan naik di DKI Jakarta. "Karena contact tracing semakin baik, itu satu hal. Kedua, tingkat kontak atau penularan naik," tuturnya. 

Baca juga: UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Selain dua provinsi di atas, Wiku juga mengungkapkan tiga provinsi lain dengan jumlah kasus Covid-19 yang tinggi.

Ketiganya yakni Jawa tengah (10.611 kasus), Sulawesi Selatan (10.454 kasus), dan Jawa Barat (7.566 kasus).

"Itulah kondisi terkini di lima provinsi dengan jumlah kasus tertinggi dan ini harus kita cegah agar tidak naik," tambah Wiku. 

Baca juga: Sebaran 1.893 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi di DKI Jakarta

Diberitakan, total pasien positif Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta tercatat melampaui akumulasi pasien positif di Jawa Timur sejak Jumat (7/8/2020).

Pada Jumat, total ada 24.601 kasus positif di DKI Jakarta yang terhitung sejak 2 Maret. Sementara itu, Provinsi Jawa Timur mencatat total kasus Covid-19 sebanyak 24.493 pada Jumat sore.

Hal yang sama terjadi pada Sabtu (8/8/2020), total ada 25.287 kasus positif di DKI Jakarta yang terhitung sejak 2 Maret.

Sementara itu, Provinsi Jawa Timur mencatat total kasus Covid-19 sebanyak 24.922 pada Sabtu sore. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X