Usung Keponakan Kalla pada Pilkada Makassar, Demokrat Klaim Punya Tradisi Menang

Kompas.com - 06/08/2020, 11:56 WIB
Munafri Arifuddin saat menjabat Manajer PSM Makassar KOMPAS.com/SUCI RAHAYUMunafri Arifuddin saat menjabat Manajer PSM Makassar
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim bahwa partainya kerap menang pada pemilihan umum di Kota Makassar.

Menurut Kamhar, tradisi menang itulah yang membuat Munafri Arifuddin, yang merupakan keponakan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bersedia diusung Partai Demokrat pada Pilkada Makassar 2020.

"Pilkada Kota Makassar Partai Demokrat memiliki tradisi menang, ini antara lain yang memotivasi Munafri untuk diusung Partai Demokrat," kata Kamhar dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).

Baca juga: Cerita Kecurangan Pilkada Makassar 2018: Suara Kotak Kosong Dialihkan ke Calon Tunggal

Kamhar menuturkan, Munafri adalah manajer Persatuan Sepakbola Makassar (PSM) yang sebelumnya maju pada Pilkada Makassar 2018.

Berpasangan dengan Andi Rachmatika Dewi dan diusung koalisi besar, Munafri ketika itu malah kalah oleh kotak kosong.

Padahal, Munafri sebenarnya merupakan kader partai dan pernah menjadi pengurus DPD Demokrat Sulsel. Namun, Munafri memilih maju pada Pilkada 2018 tanpa melibatkan Demokrat.

"Saat hadir di Bappilu beberapa waktu lalu Munafri menegaskan, saya tidak mau kalah lagi, saya mau menang bersama Demokrat, apalagi saya memang Demokrat, tak pernah menjadi anggota partai lain," tuturnya.

Kali ini, Munafri berpasangan dengan Abdul Rahman Bando. Abdul Rahman merupakan adik Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando yang berlatar belakang sebagai birokrat.

Kamhar mengatakan, Munafri dan Abdul Rahman diusung koalisi Demokrat dan PPP. Gabungan kedua partai ini telah memenuhi syarat minimal 10 kursi untuk bisa mengusung pasangan calon.

Baca juga: Partai Demokrat Dukung Keponakan JK di Pilkada Makassar

Kamhar mengaku optimistis koalisi ini dapat memenangi pilkada.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun telah memberikan arahan kepada Ketua DPD Demokrat Sulses dan Ketua DPC Demokrat Makassar untuk menyiapkan mesin partai memenangkan Munafri-Abdul Rahman.

"Segenap kader harus aktif dan mengambil peran penting untuk memenangkan pasangan calon yang kita usung di Kota Makassar. Di hadapan Ketum, Munafri berjanji akan memenangi kontestasi Pilkada Kota Makassar," ujar Kamhar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingatkan Kader Milenial Tak Cuma Mejeng, Megawati: Cari Makan Bisa di Tempat Lain

Ingatkan Kader Milenial Tak Cuma Mejeng, Megawati: Cari Makan Bisa di Tempat Lain

Nasional
Ingatkan Kader Mulai Program Tanaman Pendamping Beras, Mega: Ini karena Saya Cinta Rakyat

Ingatkan Kader Mulai Program Tanaman Pendamping Beras, Mega: Ini karena Saya Cinta Rakyat

Nasional
Mahfud Minta Masyarakat Tak Anarkistis Tanggapi Pernyataan Presiden Perancis

Mahfud Minta Masyarakat Tak Anarkistis Tanggapi Pernyataan Presiden Perancis

Nasional
Tegaskan Pernyataan, Megawati Kini Bertanya Berapa Banyak Anak Muda Tolong Rakyat

Tegaskan Pernyataan, Megawati Kini Bertanya Berapa Banyak Anak Muda Tolong Rakyat

Nasional
Kurang dari Sebulan, Jumlah Pasien RSD Wisma Atlet Turun Lebih dari 50 Persen

Kurang dari Sebulan, Jumlah Pasien RSD Wisma Atlet Turun Lebih dari 50 Persen

Nasional
UPDATE: 3.143 Kasus Baru Covid-19 di 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 750

UPDATE: 3.143 Kasus Baru Covid-19 di 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 750

Nasional
 Wiku Adisasmito: Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia

Wiku Adisasmito: Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia

Nasional
UPDATE 31 Oktober: Pemerintah Periksa 29.001 Spesimen Covid-19 dalam Sehari

UPDATE 31 Oktober: Pemerintah Periksa 29.001 Spesimen Covid-19 dalam Sehari

Nasional
UPDATE 31 Oktober: Ada 67.900 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 31 Oktober: Ada 67.900 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Jokowi Kecam Aksi Teror dan Kekerasan di Paris dan Nice

Jokowi Kecam Aksi Teror dan Kekerasan di Paris dan Nice

Nasional
Peringati HUT ke-6, PSI Akan Luncurkan Aplikasi yang Dijanjikan pada Pemilu 2019

Peringati HUT ke-6, PSI Akan Luncurkan Aplikasi yang Dijanjikan pada Pemilu 2019

Nasional
UPDATE 31 Oktober: Ada 58.418 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 31 Oktober: Ada 58.418 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 31 Oktober: Tambah 3.506, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 337.801 Orang

UPDATE 31 Oktober: Tambah 3.506, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 337.801 Orang

Nasional
UPDATE 31 Oktober: Bertambah 87, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 13.869 Orang

UPDATE 31 Oktober: Bertambah 87, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 13.869 Orang

Nasional
UPDATE: Bertambah 3.143, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 410.088

UPDATE: Bertambah 3.143, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 410.088

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X