BPPT: 1 Juta Alat Rapid Test Buatan Dalam Negeri Siap Diproduksi

Kompas.com - 15/07/2020, 14:16 WIB
Kepala BPPT, Hammam Riza, saat menghadiri pemakaman BJ Habibie pada Kamis (12/9/2019). BPPTKepala BPPT, Hammam Riza, saat menghadiri pemakaman BJ Habibie pada Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ( BPPT) Hammam Riza mengatakan, pihaknya siap memproduksi satu juta alat rapid test Covid-19 buatan Indonesia dalam waktu dekat.

Menurut Hammam, produksi alat rapid test sebanyak 1 juta unit per bulan akan dijadikan target rutin ke depannya.

"Insya Allah akhir pekan ini sudah 100.000 kit alat rapid test kita produksi. Lalu akan kita tingkatkan produksi hingga bulan depan itu satu juta kit," ujar Hammam dalam talkshow secara daring bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (15/7/2020).

Baca juga: LAN Gelar Rapid Test dan Contact Tracing Setelah Seorang Pegawainya Meninggal akibat Covid-19

"Rencananya per bulan kita akan produksi satu juta kit," lanjutnya.

Hammam menjelaskan, alat rapid test ini merupakan hasil pengembangan dari kerja sama BPPT, UGM Yogyakarta, Unair Surabaya dan PT Hepatika Mataram.

Alat rapid test ini secara resmi telah diluncurkan pada 20 Mei lalu.

Dari segi kualitas, kata Hammam, rapid test buatan dalam negeri ini telah lulus uji validasi yang melibatkan 10.000 pasien.

"Dari 10.000 pasien itu, kita dapatkan sensitivitasnya terhadap pasien reaktif sebesar 98,4 persen untuk mendeteksi antibodi IgG dan 74 persen untuk menreteksi antibodi IgM," ungkapnya.

Sementara itu, untuk pasien non reaktif, sensitivitas alat rapid test ini mencapai 98 persen terhadap antibodi IgM dan 100 persen untuk antibodi IgG.

"Tingkat akurasinya sesuai dengan uji validasi," tegas Hammam.

"Jadi kami bangga dengan produk ini sebab sudah diuji validasi dengan virus Covid-19 yang strain-nya ada di Indonesia," lanjutnya.

Baca juga: Ini Kendala Sidang Online Menurut Jaksa Agung, dari Potensi Diretas hingga Keterbatasan Alat Rapid Test

Alat rapid test kit ini pun telah mengantongi izin edar dari Kementerian Kesehatan. Adapun harga jual alat rapid test kit ini yakni Rp 75.000 per unit.

Hammam juga mengungkapkan, BPPT telah mengembangkan alat tes polymerase chain reaction (PCR) dan akan diproduksi secara massal.

PCR kit buatan dalam negeri ini, kata Hammam, dibanderol sekitar Rp 325.000 per unit.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei KPAI: 43 Persen Siswa Keluhkan Kuota Internet untuk Pembelajaran Daring

Survei KPAI: 43 Persen Siswa Keluhkan Kuota Internet untuk Pembelajaran Daring

Nasional
Polri Tahan Kuasa Hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

Polri Tahan Kuasa Hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking

Nasional
Gerindra Gelar Kongres Luar Biasa Hari Ini, Prabowo Akan Ditetapkan Jadi Ketua Umum Lagi

Gerindra Gelar Kongres Luar Biasa Hari Ini, Prabowo Akan Ditetapkan Jadi Ketua Umum Lagi

Nasional
KPK Dalami Pembelian Mobil oleh Nurhadi dan Menantunya

KPK Dalami Pembelian Mobil oleh Nurhadi dan Menantunya

Nasional
Nadiem: Kerja Sama Semua Pihak Diperlukan untuk Sukseskan Kurikulum Darurat

Nadiem: Kerja Sama Semua Pihak Diperlukan untuk Sukseskan Kurikulum Darurat

Nasional
Kejagung Akan Segera Serahkan Hasil Pemeriksaan terhadap Jaksa Pinangki ke Komisi Kejaksaan

Kejagung Akan Segera Serahkan Hasil Pemeriksaan terhadap Jaksa Pinangki ke Komisi Kejaksaan

Nasional
Ada 121.226 Kasus Covid-19 di Indonesia, Jakarta Kembali Lampaui Jatim

Ada 121.226 Kasus Covid-19 di Indonesia, Jakarta Kembali Lampaui Jatim

Nasional
KSAD Jenderal Andika Perkasa Jadi Wakil Erick Thohir di Komite Penanganan Covid-19

KSAD Jenderal Andika Perkasa Jadi Wakil Erick Thohir di Komite Penanganan Covid-19

Nasional
Milad ke-45 MUI, Wapres: Jaga Kepercayaan Masyarakat dan Negara

Milad ke-45 MUI, Wapres: Jaga Kepercayaan Masyarakat dan Negara

Nasional
Doni Monardo: Tak Semua Orang Tua di Zona Hijau Izinkan Anak Datang ke Sekolah

Doni Monardo: Tak Semua Orang Tua di Zona Hijau Izinkan Anak Datang ke Sekolah

Nasional
Presiden Jokowi dan Megawati Akan Beri Sambutan Saat Kongres Gerindra

Presiden Jokowi dan Megawati Akan Beri Sambutan Saat Kongres Gerindra

Nasional
Satgas Sarankan Kelompok Rentan Hindari Kantor yang Terpapar Covid-19

Satgas Sarankan Kelompok Rentan Hindari Kantor yang Terpapar Covid-19

Nasional
Satgas Covid-19: Protokol Kesehatan Perlu Diterapkan di Rumah

Satgas Covid-19: Protokol Kesehatan Perlu Diterapkan di Rumah

Nasional
Minggu Depan, Bareskrim Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Red Notice Djoko Tjandra

Minggu Depan, Bareskrim Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Red Notice Djoko Tjandra

Nasional
Wakil Ketua Umum PPP Reni Marlinawati Meninggal Dunia

Wakil Ketua Umum PPP Reni Marlinawati Meninggal Dunia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X