Gugus Tugas Sebut Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Turun

Kompas.com - 02/07/2020, 19:32 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito Dok. BNPBKetua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut positivity rate Covid-19 di Indonesia menurun dalam beberapa waktu belakangan.

Positivity rate adalah perbandingan antara orang yang dinyatakan positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

"Jika kita melihat tren positivity rate-nya justru turun," kata Wiku dalam konferensi pers dari Kantor Presiden, Kamis (2/7/2020), seperti disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Gugus Tugas: Makin Tinggi Jumlah Tes Covid-19, Angka Positivity Rate Indonesia Akan Turun

Wiku mencontohkan angka positivity rate pada 15-21 Juni lalu adalah sebesar 14 persen. Angka ini kemudian turun menjadi 12 persen pada 22-28 Juni 2020.

Oleh karena itu, Wiku meminta masyarakat tak melihat hanya berdasarkan jumlah penambahan kasus harian Covid-19.

Beberapa waktu terakhir, kasus baru Covid-19 memang bertambah lebih dari 1.000 setiap harinya.

Baca juga: Gugus Tugas Klaim Persentase Positivity Rate di Indonesia Menurun

 

Namun hal itu terjadi karena jumlah orang yang dites juga meningkat sampai 20.000 per harinya.

"Selama beberapa minggu terakhir ini tercatat ada lebih dari 1000 kasus yang terkonfirmasi positif. Jumlah ini meningkat karena jumlah testing juga meningkat," ujar Wiku.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X