Kompas.com - 02/07/2020, 17:10 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai rapat tentang pengembangan kawasan industri halal yang digelar di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2020). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Maruf Amin bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai rapat tentang pengembangan kawasan industri halal yang digelar di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, ada sejumlah daerah di Jawa Barat yang bisa dijadikan kawasan industri halal.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf langsung kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam arahan rapat pengembangan kawasan industri halal yang digelar di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2020).

"Saya undang Gubernur Jawa Barat karena saya melihat di Jawa Barat ada daerah-daerah yang patut dijadikan kawasan ini (industri halal)," ujar Ma'ruf dalam arahannya.

Meski tidak menyebutkan nama daerah yang dimaksud, tetapi menurut Ma'ruf, namun sejumlah tempat di Jawa Barat punya potensi dibangun jadi industri halal. Meskipun, ada beberapa hal yang harus dipenuhi.

Baca juga: Wapres Maruf Sebut Era New Normal Beri Peluang Bagi Produk Halal

Hal yang harus dipenuhi itu antara lain mempunyai fasilitas yang dibutuhkan, dekat dengan pelabuhan baik udara maupun laut, jalan tol, pasokan listrik dan jaringan komunikasi, dan pekerja yang terampil.

"Dan yang sangat penting adalah ketersediaan lahan," kata dia.

Ma'ruf mengatakan, industri halal sudah memiliki payung hukum berupa Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2020 tentang Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Anggota KNEKS terdiri dari Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Baca juga: Wapres Minta Pelaku Asuransi Syariah Jaga Kesesuaian Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah

Ini termasuk juga Menteri Perindustrian yang telah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 17 Tahun 2020 yang mengatur tata cara memperoleh surat keterangan dalam rangka pembentukan kawasan industri halal.

"Ini (industri halal) bisa kawasan sendiri, bisa juga di dalam kawasan industri," kata dia.

Sementara terkait lahan untuk kawasan industri tersebut, kata dia, Kementerian BUMN memiliki banyak lahan sehingga agar diupayakan ketersediaannya.

Selain dihadiri Ridwan Kamil, rapat tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Baca juga: Maruf Amin Ingatkan Pelaku Asuransi Syariah untuk Hindari Kasus Gagal Bayar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Suap Penyidik KPK, ICW Dorong MKD Proses Etik Azis Syamsuddin

Kasus Suap Penyidik KPK, ICW Dorong MKD Proses Etik Azis Syamsuddin

Nasional
ICW Yakin Penyidik KPK Stepanus Robin Patujju Tidak Bertindak Sendirian

ICW Yakin Penyidik KPK Stepanus Robin Patujju Tidak Bertindak Sendirian

Nasional
Bertemu PM Vietnam, Jokowi Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19

Bertemu PM Vietnam, Jokowi Dorong Kesetaraan Akses Vaksin Covid-19

Nasional
Megawati: Saya Lihat Pemadam Kebakaran Kita, Aduh Kok Kesejahteraannya Begini Ya?

Megawati: Saya Lihat Pemadam Kebakaran Kita, Aduh Kok Kesejahteraannya Begini Ya?

Nasional
TNI Fokus Cari KRI Nanggala di Lokasi Tumpahan Minyak dan Titik Magnetik

TNI Fokus Cari KRI Nanggala di Lokasi Tumpahan Minyak dan Titik Magnetik

Nasional
UPDATE 23 April: Pemerintah Telah Periksa 14.154.141 Spesimen Terkait Covid-19

UPDATE 23 April: Pemerintah Telah Periksa 14.154.141 Spesimen Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 23 April: Sebaran 5.436 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

UPDATE 23 April: Sebaran 5.436 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Barat

Nasional
Diduga, Penyidik KPK Stepanus Robin Dikenalkan ke Azis Syamsuddin oleh Ajudan yang Anggota Polri

Diduga, Penyidik KPK Stepanus Robin Dikenalkan ke Azis Syamsuddin oleh Ajudan yang Anggota Polri

Nasional
UPDATE 23 April: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Tercatat 100.533

UPDATE 23 April: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Tercatat 100.533

Nasional
UPDATE 23 April: Ada 65.421 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 April: Ada 65.421 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
BRGM Rehabilitasi Mangrove di 9 Provinsi, Habiskan Rp 1,5 Triliun

BRGM Rehabilitasi Mangrove di 9 Provinsi, Habiskan Rp 1,5 Triliun

Nasional
BMKG Ungkap Perubahan Iklim Bikin Frekuensi dan Intensitas Hujan Semakin Tinggi

BMKG Ungkap Perubahan Iklim Bikin Frekuensi dan Intensitas Hujan Semakin Tinggi

Nasional
UPDATE 23 April: 44.346 Orang di Indonesia Meninggal akibat Covid-19

UPDATE 23 April: 44.346 Orang di Indonesia Meninggal akibat Covid-19

Nasional
Soal Peringatan Dini Bencana, BMKG Tekankan Kearifan Lokal Jangan Tunggu Sirine Tsunami

Soal Peringatan Dini Bencana, BMKG Tekankan Kearifan Lokal Jangan Tunggu Sirine Tsunami

Nasional
UPDATE: Tambah 5.920 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini Ada 1.487.369

UPDATE: Tambah 5.920 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini Ada 1.487.369

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X