Pemerintah Akui Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia di Bawah Global

Kompas.com - 02/07/2020, 15:09 WIB
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak ADirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang juga Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menjawab pertanyaan saat wawancara di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia belum mencapai rata-rata angka kesembuhan global yang berkisar di angka 50 persen.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto dalam konferensi pers di BNPB, Kamis (2/7/2020).

"Angka kesembuhan global sekitar 50 persen, kita (Indonesia) masih di bawahnya," ujar Yurianto.

Diketahui, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia baru mencapai 44 persen.

Baca juga: Ini Faktor Penyebab Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Mencapai 44 Persen

Meskipun angka kesembuhan secara nasional baru 44 persen, kata Yuri, namun ada daerah yang angka kesembuhannya di atas 70 persen.

Setidaknya, sudah ada 13 provinsi yang angka kesembuhannya di atas 70 persen. Bahkan ada pula beberapa yang berhasil mencapai sekitar 86 persen.

"Meskipun, ada provinsi yang sembuhnya baru 12-13 persen. Ini artinya kita harus melihat angka Indonesia akumulasi rata-rata dari keseluruhan provinsi," kata dia.

Tiga provinsi yang persentase kesembuhannya tinggi adalah Bangka Belitung mencapai sekitar 86,5 persen. Adapun, Yogyakarta dan Lampung di atas 80 persen.

Sementara provinsi yang kesembuhannya masih rendah adalah Maluku Utara, karena kasus positifnya baru muncul dalam dua hari terakhir.

"Artinya tingkat hunian rumah sakitnya baru naik dua hari terakhir. Bangka Belitung dalam dua minggu terakhir angka penambahan kasusnya di bawah 10, bahkan beberapa hari terakhir nol," kata dia.

Baca juga: Ini Faktor Penyebab Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Mencapai 44 Persen

Selain masih cukup jauh dari angka rata-rata global, kata Yuri, dibandingkan dengan negara lain persentase Indonesia juga masih cukup jauh.

Misalnya kesembuhan di Jepang yang sudah mencapai 90 persen ke atas. Jumlah kesembuhan di Jepang lebih tinggi karena mereka lebih dahulu terdampak pandemi Covid-19 dibandingkan Indonesia.

"Tapi negara yang baru mengawalinya seperti Brazil, angkanya masih di bawah kita. Artinya, beban layanan rumah sakit dan kesadaran masyarakat untuk segera mengakses layanan perawatan jadi kunci angka (kesembuhan) ini," kata dia.

Berdasarkan data pada Rabu (1/7/2020), pasien sembuh di Indonesia mencapai 25.595 orang sejak kasus Covid-19 diumumkan pemerintah pada 2 Maret lalu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Nasional
Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Nasional
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional
Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Nasional
Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Nasional
KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Nasional
Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Nasional
Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Nasional
Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Nasional
Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

Nasional
Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X