Jubir Pemerintah: Perasaan Gembira Kunci Imunitas Tubuh dari Covid-19

Kompas.com - 29/05/2020, 19:10 WIB
Esfia Pangaribuan meninggalkan RSUD Kota Bogor, Senin (11/5/2020). Esfia dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah dirawat selama sebulan di rumah sakit. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOEsfia Pangaribuan meninggalkan RSUD Kota Bogor, Senin (11/5/2020). Esfia dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah dirawat selama sebulan di rumah sakit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, perasaan gembira merupakan salah satu kunci imunitas tubuh dalam mencegah penularan virus corona.

"Yang paling penting secara psikologis mempengaruhi faktor imunitas kita adalah perasaan yang selalu gembira, selalu riang," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Jubir Pemerintah: Upaya Penemuan Vaksin Covid-19 Belum Berhasil

 

Sebaliknya, perasaan cemas, panik dan khawatir akan memperburuk imunitas tubuh.

"Kecemasan, kepanikan, kekhawatiran itu hanya memperburuk kondisi imunitas kita," ucapnya.

Yuri mengingatkan bahwa imunitas tubuh harus dijaga secara alami.

Hal ini penting mengingat hingga saat ini belum ada vaksin Covid-19 yang bisa mendukung imunitas tubuh dari penyakit tersebut.

"Menjaga imunitas alami pun bisa dengan menyeimbangkan antara aktivitas dengan istirahat, atau seimbang antara energi yang dibutuhkan dengan nutrisi bagi tubuh," kata Yuri.

Baca juga: Jubir Pemerintah: Penerapan Protokol Kesehatan Tak Bisa Ditawar

Selain itu, menjaga imunitas tubuh juga perlu didukung dengan menerapkan pola hidup baru.

Seperti memakai masker, menjaga jarak fisik dan rajin mencuci tangan memakai sabun.

"Inilah yang harus kita lakukan jika ingin terhindar dari penularan. Jika disiplin menjalankannya, maka penularan bisa dihentikan bersama-sama," tambah Yuri.

Baca juga: UPDATE 29 Mei: Tambah 678, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Mencapai 25.216

Berdasarkan data pemerintah, penambahan jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia dalam 24 jam terakhir bertambah sebanyak 678 kasus.

Dengan demikian, total pasien positif hingga Jumat (29/5/2020) pukul 12.00 WIB mencapai 25.216 kasus.

Kemudian jumlah pasien yang sembuh bertambah 252 orang, totalnya saat ini menjadi 6.492 orang.

Adapun dari total kasus positif, sebanyak 1.520 pasien Covid-19 meninggal dunia. Angka ini didapat dari hasil penambahan selama 24 jam terakhir, yakni 24 pasien.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X