Kompas.com - 12/05/2020, 13:54 WIB
Gedung TVRI Jakarta Dipasangkan Kain Hitam Bertuliskan #SaveTVRIJanganKerdilkanKami, pada Senin (20/1/2020) IstimewaGedung TVRI Jakarta Dipasangkan Kain Hitam Bertuliskan #SaveTVRIJanganKerdilkanKami, pada Senin (20/1/2020)
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seleksi direktur utama (dirut) TVRI pengganti antar waktu tahun 2020-2022 kembali berlanjut.

Hal itu diketahui dari munculnya surat pengumuman hasil seleksi pendalaman makalah para calon direktur utama TVRI.

Surat tersebut dikeluarkan pada 11 Mei 2020 dan ditandatangani Ketua Panitia Pemilihan Calon Direktur Utama TVRI pengganti antar waktu Ali Qausen.

Dalam surat itu tercatat ada delapan nama yang lulus seleksi makalah yakni Charler Bonar, Daniel Alexander Wellim Pattipawae.

Baca juga: Seleksi Dirut TVRI Diharapkan Transparan dan Lebih Baik daripada Helmy Yahya

Kemudian Farid Subkhan, Hendra Budi Rachman, Iman Brotoseno, Slamet Suparmaji, Sukirman dan Wisnugroho.

"Iya betul (ada delapan orang yang terpilih)," kata Ali Qausen pada Kompas.com, Selasa (12/5/2020).

Ali menjelaskan, proses ini sudah berlangsung sejak 24 Februari 2020 namun dihentikan sementara oleh Komisi I DPR karena Dewas TVRI dianggap kurang berkomunikasi dengan DPR terkait proses seleksi dirut.

Namun pada Senin 11 Mei, Dewan Pengawas (Dewas) TVRI mengirim berita acara yang berisi nama-nama calon yang lulus seleksi makalah.

Saat ditanya kapan seleksi dilanjutkan, Ali mengaku tidak tahu karena itu wewenang dari dewan pengawas.

Baca juga: Dewas Sebut Direktur TVRI Ikut Memprovokasi Konflik Internal

"Jadi sesuai berita acara Dewas dan hasil telaah panel ahli maka nama-nama itu diserahkan ke panitia kemudian panitia yang mengumumkannya," ujarnya.

Ia melanjutkan, proses seleksi yang akan dilakukan selanjutnya adalah tes asesmen yang akan diselenggakan Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Universitas Indonesia.

Terkait jadwal tes tersebut, Ali menyerahkan sepenuhnya pada LPT UI sebagai penyelenggara.

"Jadi kita menyerahkannya baru kemarin karena prosedur mereka paling lama dua hari mereka akan pelajari segala macam baru mereka kan memastikan untuk asesmen," ungkapnya.

Ali menambahkan, setelah tes asesmen, para calon akan menjalani tahapan wawancara bersama panel ahli dari luar TVRI.

Wawancara tersebut seputar hasil tes asesmen. Setelah wawancara akan muncul tiga nama yang akan diuji kelayakan dan kepatutannya (fit and proper test) oleh Dewas TVRI.

"Biasanya nanti ada tiga besar dilakukan oleh bapak ibu dewas untuk fit and proper-nya terakhir tiga besar," ucapnya.

Diketahui, proses seleksi calon Direktur Utama TVRI dihentikan sementara.

Hal itu diputuskan dalam rapat Komisi I DPR dengan Dewas TVRI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: Komisi I Bentuk Tim Evaluasi dan Siapkan Pemberhentian Dewas TVRI

"Untuk proses yang sedang berlangsung saat ini dihentikan dulu," kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid seusai rapat.

Alasannya, Dewas TVRI kurang berkomunikasi dengan Komisi I DPR terkait proses seleksi calon Dirut TVRI.

Proses seleksi calon Dirut TVRI itu diketahui dibuka pada 3 Februari 2020 dan sudah terjaring 16 nama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKN: Pegawai KPK yang Lulus Tes Wawasan Kebangsaan Dilantik 1 Juni

BKN: Pegawai KPK yang Lulus Tes Wawasan Kebangsaan Dilantik 1 Juni

Nasional
Penjelasan Kemenkes soal Pembayaran Tunggakan Insentif Tenaga Kesehatan pada 2020

Penjelasan Kemenkes soal Pembayaran Tunggakan Insentif Tenaga Kesehatan pada 2020

Nasional
Ada 324 Zona Oranye di Provinsi Tujuan Mudik, Satgas: Penularan Covid-19 Berpotensi Lebih Cepat

Ada 324 Zona Oranye di Provinsi Tujuan Mudik, Satgas: Penularan Covid-19 Berpotensi Lebih Cepat

Nasional
Satgas: Jika Masyarakat Nekat Mudik, Peningkatan Kasus Covid-19 Terlihat 2-3 Pekan Setelahnya

Satgas: Jika Masyarakat Nekat Mudik, Peningkatan Kasus Covid-19 Terlihat 2-3 Pekan Setelahnya

Nasional
Sayangkan Pemudik yang Terobos Penyekatan, Satgas Ingatkan Konsekuensi Hukum

Sayangkan Pemudik yang Terobos Penyekatan, Satgas Ingatkan Konsekuensi Hukum

Nasional
Tingkatkan Kesetiakawanan Sosial, Masyarakat Diminta Tunda Mudik

Tingkatkan Kesetiakawanan Sosial, Masyarakat Diminta Tunda Mudik

Nasional
BMKG Prediksi Idul Fitri 1442 Hijriah jatuh pada 13 Mei 2021

BMKG Prediksi Idul Fitri 1442 Hijriah jatuh pada 13 Mei 2021

Nasional
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada Jilid 2, Ini Persiapan KPU

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada Jilid 2, Ini Persiapan KPU

Nasional
Kemenhan dan KPK Diminta Usut soal Dugaan Mafia Alutsista

Kemenhan dan KPK Diminta Usut soal Dugaan Mafia Alutsista

Nasional
Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Covid-19 Wajib Tutup Selama Libur Lebaran

Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Covid-19 Wajib Tutup Selama Libur Lebaran

Nasional
KSPI: Ratusan Perusahaan Belum Beri THR untuk Karyawannya

KSPI: Ratusan Perusahaan Belum Beri THR untuk Karyawannya

Nasional
Penerbangan Carter Ditiadakan Selama 6-17 Mei, Pekerja Migran Diminta Tak Mudik

Penerbangan Carter Ditiadakan Selama 6-17 Mei, Pekerja Migran Diminta Tak Mudik

Nasional
Antisipasi Arus Balik, Satgas: Syarat Surat Tanda Negatif Covid-19 Berlaku 18-24 Mei

Antisipasi Arus Balik, Satgas: Syarat Surat Tanda Negatif Covid-19 Berlaku 18-24 Mei

Nasional
4.123 Pemudik Positif Covid-19, Ketua MPR Dorong Pemerintah Antisipasi

4.123 Pemudik Positif Covid-19, Ketua MPR Dorong Pemerintah Antisipasi

Nasional
Dewan Keamanan PBB Diminta Cegah Kekerasan terhadap Warga Palestina Berlanjut

Dewan Keamanan PBB Diminta Cegah Kekerasan terhadap Warga Palestina Berlanjut

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X