Kembangkan Rapid Test Covid-19, Kemenristek Siapkan 100.000 Alat dalam 2 Bulan

Kompas.com - 06/04/2020, 22:40 WIB
Menristek (Menteri Riset dan Teknologi) dan Kepala BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) Bambang Brodjonegoro secara resmi dinyatakan negatif Covid-19. DOK. KEMENRISTEKMenristek (Menteri Riset dan Teknologi) dan Kepala BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) Bambang Brodjonegoro secara resmi dinyatakan negatif Covid-19.
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Riset dan Teknologi tengah mengembangkan alat rapid test  Covid-19

"Saat ini perkembangannya diperkirakan dalam waktu 1-2 bulan akan bisa diproduksi sampai 100.000 unit," kata Menristek Bambang Brodjonegoro di Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Baca juga: Gugus Tugas Covid-19: Rapid Test Tak Semunya Efektif, Kita Perbanyak PCR Test

Alat tes cepat yang hendak diproduksi Kemenristek itu berbasis antigen.

Oleh karena itu, Bambang memastikan bahwa hasil pemeriksaan tidak akan seakurat bila diperiksa dengan menggunakan polymerase chain reaction (PCR).

"Tapi bisa membantu untuk screening awal dan memberikan penanganan kepada yang sudah dites dengan pendekatan rapid test tersebut," ujar dia. 

Selain itu, kata Bambang, saat ini juga tengah dikembangkan mobile test kit berbasis PCR untuk menunjang pemeriksaan Covid-19 di tempat-tempat yang belum dilengkapi laboratorium setara biosafety level (BSL) 2.

"Hari-hari ini test kit PCR-nya sudah bisa selesai, kami sudah mendapat dukungan dari Litbangkes dari isolated RNA yang akan dipakai untuk pengembangan test tersebut," ujar dia. 

Baca juga: Pemerintah Akui Sulit Mendapatkan Alat Rapid Test dan APD

"Mudah-mudahan inovasi seperti ini akan sangat membantu, kita sudah buat test kit-nya dan akan buat mobile," ucap Bambang. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X