Wabah Covid-19, Pemerintah Kembangkan Ventilator Portabel

Kompas.com - 06/04/2020, 21:13 WIB
ilustrasi ventilator shutterstockilustrasi ventilator
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, salah satu peralatan dalam penanganan Covid-19 adalah ventilator.

Alat bantu pernapasan itu dirasa penting dalam perawatan pasien Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan, pemerintah sudah berupaya mendatangkan ventilator dari luar negeri. 

Meski demikian, pemerintah juga berusaha memproduksi ventilator di dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan di rumah sakit.

Baca juga: Wamen BUMN Minta Bantuan Ventilator ke CEO Tesla Elon Musk

"Tim yang dipimpin BPPT sampai saat ini sudah dalam tahap membuat portable ventilator yang sudah diuji di antara dokter. Saat ini sedang diuji oleh Kementerian Kesehatan," kata Bambang di Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Kemudian, ia menambahkan, setelah ini ventilator buatan anak negeri itu akan diuji di rumah sakit.

"Sehingga, dalam waktu mungkin dua minggu, mudah-mudahan portable ventilator ini bisa diproduksi dalam jumlah besar," imbuh dia.

Baca juga: Ventilator untuk Pasien Corona, Daihatsu Tunggu Cetak Biru Pemerintah

Nantinya, ventilator itu akan membantu dalam penanganan pasien non-ICU yang membutuhkan bantuan alat tersebut.

"Dan yang paling penting lagi, TKDN (tingkat komponen dalam negeri) dari portable ventilator ini hampir 100 persen," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X