Pemerintah Ajak Masyarakat Saling Mengedukasi soal Langkah Pencegahan Penularan Covid-19

Kompas.com - 31/03/2020, 20:08 WIB
Warga mencuci tangan usai berbelanja di Pasar Grogolan, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2020). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan melalui petugas pemadam kebakaran memodifikasi truk pemadam menjadi tempat cuci tangan umum bagi warga di tempat keramaian seperti pasar, pusat kota, dan taman kota untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/HARVIYAN PERDANA PUTWarga mencuci tangan usai berbelanja di Pasar Grogolan, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2020). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan melalui petugas pemadam kebakaran memodifikasi truk pemadam menjadi tempat cuci tangan umum bagi warga di tempat keramaian seperti pasar, pusat kota, dan taman kota untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona (COVID-19).

JAKARTA,KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengajak masyarakat saling memberi edukasi langkah pencegahan penularan Covid-19.

Edukasi pencegahan ini diharapkan bisa memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

"Edukasikan, sampaikan langkah pencegahan ini ke tetangga, ke keluarga agar bisa mematuhi semuanya. Supaya bisa memutuskan mata rantai penularan," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Selasa (31/3/2020).

Langkah pertama, kata dia, masyarakat diminta menjaga jarak saat berkomunikasi dengan siapapun.

Baca juga: Gugus Tugas Covid-19: Total Sumbangan Masyarakat Lebih dari Rp 80 Miliar

Jarak yang dianjurkan saat berkomunikasi yakni lebih dari 2 meter.

"Dengan demikian, yindari kerumukan, hindari tempat berkumpul. Karena hal-hal seperti ini miliki risiko lebih besar untuk terjadi penularan," lanjut Yuri.

Kedua, mencuci tangan selama minimal 20 detik dengan menggunakan sabun.

Mencuci tangan, tutur Yuri, sebaiknya dilakukan sesering mungkin.

"Terutama sebelum menyentuh wajah, mulut, mata, hidung dan sebelum makan. Sabun telah terbukti secara ilmiah bisa merusak virus corona," ungkap Yuri.

Baca juga: Ganjar Minta Masyarakat Hentikan Penyemprotan Disinfektan ke Orang

Ketiga, menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan barang-barang yang disentuh secara bersama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Nasional
Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Nasional
UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

Nasional
Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Nasional
Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Nasional
Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Nasional
UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

Nasional
Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Nasional
Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Nasional
UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

Nasional
UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

Nasional
UPDATE 23 Januari: Ada 4.470 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 Januari: Ada 4.470 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Pengamat: Anies Harus Berterimakasih ke Giring

Pengamat: Anies Harus Berterimakasih ke Giring

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.