Kompas.com - 26/03/2020, 17:43 WIB
Presiden Joko Widodo di rumah duka almarhumah ibundanya Dokumentasi Agus SupartoPresiden Joko Widodo di rumah duka almarhumah ibundanya

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana.

Ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo tutup usia, Rabu (25/3/2020) pukul 16.45 WIB kemarin.

Sujiatmi meninggal dunia dalam usia 77 tahun akibat sakit kanker yang telah dideritanya sekitar empat tahun terakhir.

Baca juga: Selamat Jalan Eyang Sujiatmi Notomiharjo, Kesederhanaanmu Menginspirasi

Di tengah perhatian serius pemerintah atas pandemi global virus corona (Covid-19), Rabu sore, Presiden Jokowi langsung bertolak ke Solo.

Presiden Joko Widodo (kiri) bersiap memberikan keterangan pers terkait wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo di rumah duka, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). Dalam keterangannya, Presiden Joko Widodo menyatkan bahwa Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia karena sakit kanker yang sudah diderita sejak 4 tahun ini. ANTARAFOTO/Maulana Surya/foc.ANTARA FOTO/Maulana Surya Presiden Joko Widodo (kiri) bersiap memberikan keterangan pers terkait wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo di rumah duka, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). Dalam keterangannya, Presiden Joko Widodo menyatkan bahwa Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia karena sakit kanker yang sudah diderita sejak 4 tahun ini. ANTARAFOTO/Maulana Surya/foc.
Melalui Juru Bicara Fadjroel Rachman, Presiden Jokowi meminta agar menteri serta pimpinan lembaga mendoakan sang ibunda dari jauh.

Mereka disarankan tidak melayat ke rumah duka yang terletak di Kampung Sumber, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ibunda Jokowi Sujiatmi Notomiharjo dan Warisan Nilai Mendidik Keluarga

Presiden Joko Widodo melakukan tradisi brobosan di bawah peti jenazah ibundanya Dokumentasi Agus Suparto Presiden Joko Widodo melakukan tradisi brobosan di bawah peti jenazah ibundanya
Arahan ini sebagai bagian dari antisipasi penyebaran virus corona.

Tampak hanya beberapa menteri saja yang datang, yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Persemayaman dan prosesi pemakaman Sujiatmi Notomiharjo pun hanya dihadiri keluarga serta kolega dekat.

Baca juga: Peti Ditandu ke Luar Rumah Duka, Ibunda Jokowi Akan Dimakamkan

Presiden Joko Widodo melepas kepergian ibunda, Sujiatmi Notomiharjo. Jokowi ikut turun ke liang lahat ketika prosesi pemakaman berlangsung.Dok Erick Thohir Presiden Joko Widodo melepas kepergian ibunda, Sujiatmi Notomiharjo. Jokowi ikut turun ke liang lahat ketika prosesi pemakaman berlangsung.
Tiba pada hari pemakaman, Kamis (26/4/2020) pagi, Presiden Jokowi berjalan kaki dari rumah keluarganya ke rumah duka. Jaraknya cukup dekat, sekitar 20 meter.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Nasional
Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Nasional
Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

Nasional
Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.