Mendagri Ungkap Ada Anggaran Daerah yang Disimpan di Bank, Berharap Deposito

Kompas.com - 25/02/2020, 21:31 WIB
Mendagri Tito Karnavian usai bertemu Wapres RI Maruf Amin di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariMendagri Tito Karnavian usai bertemu Wapres RI Maruf Amin di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan adanya sejumlah daerah yang menyimpan anggaran di Bank. Anggaran itu sengaja tak dibelanjakan karena berharap mendapat deposito.

"Ada beberapa daerah yang uangnya disimpan di bank, tidak beredar di tengah masyarakat, dan mengharapkan depositonya," kata Tito di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/20/2020).

Baca juga: Mendagri: Dampak Corona, Presiden Jokowi Minta Daerah Segera Belanjakan Anggaran

Tito menyebut hal ini diketahui berdasarkan temuan Kementerian Keuangan. Namun ia tak merinci daerah yang dimaksud.

Tito hanya menekankan bahwa kejadian serupa tak boleh lagi terulang pada tahun ini. Apalagi pada tahun 2020 ini ekonomi Indonesia diprediksi akan turut terdampak oleh penyebaran virus Corona.

"Sekali lagi teman-teman kepala daerah, tolong betul-betul untuk segera dibelanjakan agar uang beredar sehingga daya tahan masyarakat menghadapi tekanan ekonomi akan kuat," kata Tito.

Baca juga: Mendagri Sayangkan Banyak Pemda Belum Paham Pentingnya Minat Baca Masyarakat

 

Tito mengaku sudah menyampaikan surat edaran kepada setiap kepala daerah. Ia juga mengaku selalu mengingatkan hal ini dalam rapat di setiap provinsi.

Menurut dia, transfer pusat ke daerah setiap tahunnya mencapai Rp 856 triliun. Bahkan untuk tahun ini ada tambahan sebesar Rp 200 triliun. Artinya ada anggaran Rp 1000 triliun lebih yang ditransfer ke daerah.

"Jangan sampai hanya tersimpan di bank," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X