Menkominfo Minta Wabah Virus Corona Tak Dikaitkan dengan Isu Non-kesehatan

Kompas.com - 28/01/2020, 17:52 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate saat meninjau persiapan Indonesia Pavilion pada gelaran WEF 2020. Dok. KemkominfoMenteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate saat meninjau persiapan Indonesia Pavilion pada gelaran WEF 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) Johnny G Plate melarang masyarakat mengambil langkah sendiri terkait virus corona.

Hal tersebut agar tidak ada yang memanfaatkan soal virus corona dengan isu-isu lain non kesehatan.

"Apalagi ada upaya penunggangan isu, ini masalah kesehatan. Jangan sampai isu-isu non kesehatan dilibatkan didalamnya," kata Johnny di Kantor Kemenko PMK di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

"Tidak boleh masyarakat mengambil langkahnya sendiri terkait hubungan internasional dan pergerakan masyarakat internasional itu sudah diatur melalui hukum-hukum negara maupun hukum internasional. Jangan ada aksi perorangan, tidak perlu itu karena cenderung salah," lanjut dia.

Baca juga: WHO Akui Salah Nilai Risiko Virus Corona

Ia mengatakan, saat ini pemerintah sudah mengambil langkah untuk memonitor penyebaran virus Corona secara langsung.

Termasuk jika harus melakukan karantina terhadap orang-orang yang diduga terinfeksi.

Ia juga telah meminta agar masyarakat menjadikan informasi dari institusi resmi pemerintah sebagai referensi utama soal virus corona ini.

"Pemerintah telah mengambil langkah-langkah konsolidasi dan koordinasi terintegrasi untuk mencegah jangan sampai virus ini nanti masuk ke wilayah Tanah Air kita," kata dia.

Baca juga: 16 Negara Terinfeksi, Apakah Infeksi Virus Corona Bisa Disembuhkan?

Ia mengatakan, Kominfo telah memonitor penyebaran hoaks dan disinformasi terkait informasi virus corona yang menyebar di masyarakat.

Setidaknya hingga Selasa (28/1/2020), sebanyak 106 orang dinyatakan meninggal dunia lantaran virus yang masih satu keluarga dengan MERS dan SARS ini.

Selain itu, 16 negara telah mengonfirmasi penemuan kasus yang disebabkan virus corona di wilayahnya.

Ke-16 negara tersebut yakni China, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Vietnam, Singapura, Malaysia, Nepal, Perancis, Australia, Kanada, Jerman, Taiwan, Sri Lanka, dan Kamboja.

Sementara itu, lebih dari 4.515 orang lain terkonfirmasi positif terinfeksi virus ini.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X