KILAS

Gelar Diklat Bela Negara, Kemensos Ingin Tingkatkan Cinta Negara kepada ASN

Kompas.com - 16/01/2020, 09:00 WIB
Kepala BP3S pada saat memberikan arahan dalam pembukaan Diklat Bela Negara Angkatan  V. Dok. Humas BP3S Kepala BP3S pada saat memberikan arahan dalam pembukaan Diklat Bela Negara Angkatan V.

KOMPAS.com – Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S) Kementerian Sosial (Kemensos) Syahabuddin berharap, kegiatan bela negara dapat meningkatkan kecintaan kepada Tuhan, bangsa, dan negara.

Hal itu dia katakan dalam arahannya saat membuka Diklat Bela Negara Angkatan V dalam rangka meningkatkan pemahaman dan peran dalam mewujudkan cita-cita bangsa di Pusdiklat Kemensos, Rabu-Kamis (15-16/1/2020).

Melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com dijelaskan, kegiatan ini ditujukan kepada para pegawai negeri sipil (PNS) pemangku jabatan fungsional muda ke bawah dan pemangku jabatan pelaksana.

“Dari bela negara ini diharapkan terbangun sosok PNS setia menjaga keutuhan NKRI dari ancaman, tantangan, terorisme maupun radikalisme yang bertujuan memecah belah persatuan dan keutuhan NKRI,” jelas Syahabuddin.

Baca juga: Bantu Korban Bencana Atasi Trauma, Kemensos Hadirkan Mobil Antigalau

Selain itu, peserta juga diharapkan dapat menyerap nilai-nilai luhur budaya bangsa atau warisan leluhur yang tidak boleh diabaikan.

Syahabuddin menerangkan nilai luhur yakni, jujur, berani, mandiri, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, toleran, hingga peduli sosial.

Sebagai informasi, dalam pembukaan bela negara turut hadir pula Kepala Biro Orpeg Kemensos, mewakili Kepala Badan Diklat Kemenham Dendi T, dan mewakili Kapusdiklat Bela Negara Kemenham Afson Ruswandi Sirait

Hadir pula Kepala Pusdiklat Kemensos dan para eselon III di lingkungan Pusdiklat Kemensos dan lima orang pelatih.

Baca juga: Kemensos: Jangan Lagi Beri Label Keluarga Miskin



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

LBM Eijkman: Ada Inkonsistensi Protokol Penelitian Terkait Vaksin Nusantara

LBM Eijkman: Ada Inkonsistensi Protokol Penelitian Terkait Vaksin Nusantara

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, PB IDI: Jangan Hanya Berpikir Niat Nasionalisme

Soal Vaksin Nusantara, PB IDI: Jangan Hanya Berpikir Niat Nasionalisme

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, Wakil Ketua Komisi IX Tuding BPOM Berpolitik dan Bohongi Publik

Soal Vaksin Nusantara, Wakil Ketua Komisi IX Tuding BPOM Berpolitik dan Bohongi Publik

Nasional
Pertemuan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, Menlu Serukan Solidaritas Global untuk Akses Vaksin

Pertemuan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, Menlu Serukan Solidaritas Global untuk Akses Vaksin

Nasional
Tenaga Ahli Menkes Sebut Bahan Baku Vaksin Nusantara Impor dari Luar Negeri

Tenaga Ahli Menkes Sebut Bahan Baku Vaksin Nusantara Impor dari Luar Negeri

Nasional
Institut Sarinah Usul agar Pancasila Masuk Landasan Hukum Revisi PP 57/2021

Institut Sarinah Usul agar Pancasila Masuk Landasan Hukum Revisi PP 57/2021

Nasional
Siklon Tropis Surigae Meningkat, 9 Provinsi Diminta Waspadai Hujan dan Angin Kencang

Siklon Tropis Surigae Meningkat, 9 Provinsi Diminta Waspadai Hujan dan Angin Kencang

Nasional
Kompolnas Minta Polda Sultra Tak Perlu Tunggu Laporan untuk Periksa Penyidik yang Siksa Anak di Bawah Umur

Kompolnas Minta Polda Sultra Tak Perlu Tunggu Laporan untuk Periksa Penyidik yang Siksa Anak di Bawah Umur

Nasional
Kemendagri: 37.903.423 Penduduk Telah Melaporkan Golongan Darah

Kemendagri: 37.903.423 Penduduk Telah Melaporkan Golongan Darah

Nasional
TKI Jadi Korban Penganiayaan di Malaysia, 2 Pelaku Telah Ditangkap

TKI Jadi Korban Penganiayaan di Malaysia, 2 Pelaku Telah Ditangkap

Nasional
Pimpinan Komisi IX Sesalkan Kasus Penganiayaan Perawat di Palembang

Pimpinan Komisi IX Sesalkan Kasus Penganiayaan Perawat di Palembang

Nasional
Kontroversi Vaksin Nusantara, 46 Tokoh Akan Sampaikan Dukungan kepada BPOM

Kontroversi Vaksin Nusantara, 46 Tokoh Akan Sampaikan Dukungan kepada BPOM

Nasional
Penganiayaan Perawat oleh Keluarga Pasien merupakan Ancaman terhadap Keamanan Sistem Pelayanan Kesehatan

Penganiayaan Perawat oleh Keluarga Pasien merupakan Ancaman terhadap Keamanan Sistem Pelayanan Kesehatan

Nasional
Istana Klaim Neraca Dagang Alami Suplus, Sinyal Pemulihan Ekonomi Mulai Menguat

Istana Klaim Neraca Dagang Alami Suplus, Sinyal Pemulihan Ekonomi Mulai Menguat

Nasional
1.594.722 Kasus Covid-19 dan Menurunnya Angka Kesembuhan

1.594.722 Kasus Covid-19 dan Menurunnya Angka Kesembuhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X