Pemerintah Lebak Diminta Tetap Gelar Sekolah di Pengungsian

Kompas.com - 14/01/2020, 16:24 WIB
Menteri PPPA I Gusti Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan dalam acara Media Gathering di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariMenteri PPPA I Gusti Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan dalam acara Media Gathering di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meminta pemerintah daerah Lebak, Banten tetap melaksanakan kegiatan belajar-mengajar kepada anak-anak korban bencana banjir di pengungsian.

"Kami sudah sampaikan ke pemda, belajar adalah hal yang wajib," ujar Menteri PPPA I Gusti Bintang Puspayoga acara Media Gathering Kemen PPPA di Kantor Kemen PPPA, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Kisah Relawan Jalan Kaki Dua Jam Tembus Lumpur Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di Lebak

"Dan itu bisa dilakukan di tempat darurat dulu sambil menunggu sekolah menyiapkan pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar," lanjut dia.

Bintang mengatakan, banjir di Lebak itu sendiri berdampak pada 19 sekolah.

Setidaknya, hampir ada 1.253 orang siswa SD yang belum bisa melanjutkan pendidikan karena sekolahnya tersebut.

Sementara untuk siswa SMP, terdapat 1.222 orang yang masih belum bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Baca juga: Kementerian PPPA akan Lakukan Program Pemberdayaan bagi Pengungsi di Lebak

Oleh karena itu, Kementerian PPPA sendiri juga sudah membantu anak-anak di pengungsian dengan memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah.

Termasuk memberikan bantuan untuk menangani kondisi trauma bagi mereka.

"Trauma healing anak-anak dilakukan bagaimana caranya membuat suasana pengungsian happy dengan dongeng yang diberikan. Kalau kita lihat, anak-anak yang kami kunjungi cukup happy," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ahli Epidemiologi Sebut Kota Bogor Aman untuk Terapkan 'New Normal'

Ahli Epidemiologi Sebut Kota Bogor Aman untuk Terapkan "New Normal"

Nasional
KPU Pastikan Pasien Positif Covid-19 Dapat Gunakan Hak Pilih pada Pilkada 2020

KPU Pastikan Pasien Positif Covid-19 Dapat Gunakan Hak Pilih pada Pilkada 2020

Nasional
FKM UI: Jakarta Aman dari Covid-19 jika Kasus Harian di Bawah 100 selama Satu Pekan

FKM UI: Jakarta Aman dari Covid-19 jika Kasus Harian di Bawah 100 selama Satu Pekan

Nasional
KPU: Konser Musik Dilarang pada Kampanye Pilkada 2020

KPU: Konser Musik Dilarang pada Kampanye Pilkada 2020

Nasional
UPDATE 6 Juni: RS Darurat Wisma Atlet Rawat 564 Pasien Positif Covid-19

UPDATE 6 Juni: RS Darurat Wisma Atlet Rawat 564 Pasien Positif Covid-19

Nasional
KPU Gelar Uji Publik Rancangan PKPU tentang Pilkada 2020

KPU Gelar Uji Publik Rancangan PKPU tentang Pilkada 2020

Nasional
Program Tapera Dikritik Buruh dan Pengusaha, Istana Angkat Bicara

Program Tapera Dikritik Buruh dan Pengusaha, Istana Angkat Bicara

Nasional
Diminta Jadi Ketum Gerindra Lagi, Prabowo Patuhi Keputusan Partai

Diminta Jadi Ketum Gerindra Lagi, Prabowo Patuhi Keputusan Partai

Nasional
Menghadirkan Pancasila di Era 'New Normal'

Menghadirkan Pancasila di Era "New Normal"

Nasional
Penangkapan Nurhadi Dinilai Tak Cukup, KPK Diminta Kembangkan Dugaan Pencucian Uang dan Obstruction of Justice

Penangkapan Nurhadi Dinilai Tak Cukup, KPK Diminta Kembangkan Dugaan Pencucian Uang dan Obstruction of Justice

Nasional
Ini 3 Penyebab Maraknya Penggunaan Narkoba Menurut BNN, Dianggap Aib hingga Gaya Hidup

Ini 3 Penyebab Maraknya Penggunaan Narkoba Menurut BNN, Dianggap Aib hingga Gaya Hidup

Nasional
[UPDATE] Covid-19 5 Juni: Depok Tambah 6 Kasus Positif Baru, Total Jadi 578 Pasien

[UPDATE] Covid-19 5 Juni: Depok Tambah 6 Kasus Positif Baru, Total Jadi 578 Pasien

Nasional
BNN: Banyak Pengedar Narkoba Divonis Hukuman Mati, tapi Pelaksanaannya Belum

BNN: Banyak Pengedar Narkoba Divonis Hukuman Mati, tapi Pelaksanaannya Belum

Nasional
85 Tahun Syafii Maarif, Azyumardi Azra: Dia Seorang Demokrat

85 Tahun Syafii Maarif, Azyumardi Azra: Dia Seorang Demokrat

Nasional
Ketua MPR Sebut New Normal Tak Terelakkan, Harus Siap Praktikkan Gaya Hidup Baru

Ketua MPR Sebut New Normal Tak Terelakkan, Harus Siap Praktikkan Gaya Hidup Baru

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X