Muhaimin Sebut Kiai Ma'ruf Amin sebagai Ratu Lebahnya PKB

Kompas.com - 22/08/2019, 09:44 WIB
Wakil Presiden terpilih Maruf Amin berpidato saat penutupan Muktamar PKB 2019 di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (21/8/2019). Muktamar PKB resmi ditutup dengan hasil Muhaimin Iskandar terpilih kembali menjadi Ketua Umum DPP PKB periode 2019-2024 secara aklamasi. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFWakil Presiden terpilih Maruf Amin berpidato saat penutupan Muktamar PKB 2019 di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (21/8/2019). Muktamar PKB resmi ditutup dengan hasil Muhaimin Iskandar terpilih kembali menjadi Ketua Umum DPP PKB periode 2019-2024 secara aklamasi.
|
Editor Bayu Galih

BADUNG, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menilai Wakil Presiden terpilih, KH Ma'ruf Amin, merupakan ratu lebahnya partai tersebut.

Muhaimin menilai, PKB bisa besar atas jasa Kiai Ma'ruf Amin di masa awal pendirian partai.

"Ratu lebahnya adalah Kiai Ma'ruf Amin. Karena beliau wapres, punya pengalaman besar dan panjang sejak merintis PKB," ujar Muhaimin dalam pidato penutupan Muktamar V di Westin Resort, Badung, Bali, Rabu (21/8/2019).

Sebelum maju sebagai calon wapres, Ma'ruf Amin merupakan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Selama ini, kalangan NU atau Nahdliyin merupakan basis massa terbesar PKB.


Baca juga: Tutup Muktamar V PKB, Maruf Ucapkan Selamat dan Bangga pada Cak Imin

Kiai Ma'ruf juga pernah menjadi anggota MPR dan DPR dari Fraksi PKB. Menurut Muhaimin, Ma'ruf Amin juga punya peran besar dalam mendirikan PKB.

Peranan besar Kiai Ma'ruf dalam mendirikan PKB ialah dengan mengumpulkan dan menyatukan para kiai di Indonesia.

Dengan upaya itu, maka para kiai di NU solid pula untuk mendirikan dan membesarkan PKB.

Apa yang dirintis Ma'ruf kini berbuah pada raihan suara PKB yang terus meningkat pada setiap pemilu.

Apalagi, saat ini PKB berhasil menempatkan pendirinya, yakni KH Ma'ruf Amin, sebagai wakil presiden RI. Pada Pemilu 2019, PKB sukses meraih 9,69 persen suara sah nasional.

"Beliau yang pertama mencetuskan dan merintis partai ini harus hadir. Waktu Kiai Ma'ruf menggalang seluruh jajaran PBNU maupun di luarnya, ada kiai-kiai yang juga menggalang pertemuan lain, kemudian disatukan Kiai Ma'ruf," ujar Muhaimin.

"Terbukti akhirnya pesta kita di Pileg dan Pilpres 2019 prestasi PKB meningkat tajam di atas era sebelumnya," kata dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejagung Periksa 15 Nasabah Jiwasraya yang Komplain Rekening Efeknya Diblokir

Kejagung Periksa 15 Nasabah Jiwasraya yang Komplain Rekening Efeknya Diblokir

Nasional
Kasus Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa Presdir PT TRAM Heru Hidayat

Kasus Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa Presdir PT TRAM Heru Hidayat

Nasional
RUU Cipta Kerja Atur Pers, IJTI Khawatir Pemerintah Berlaku Otoriter

RUU Cipta Kerja Atur Pers, IJTI Khawatir Pemerintah Berlaku Otoriter

Nasional
Langkah Pemerintah Mendata Terduga Teroris Pelintas Batas Dinilai Tepat

Langkah Pemerintah Mendata Terduga Teroris Pelintas Batas Dinilai Tepat

Nasional
Kejagung Teliti Berkas Kasus Paniai, Bakal Beri Jawaban dalam 1-2 Hari

Kejagung Teliti Berkas Kasus Paniai, Bakal Beri Jawaban dalam 1-2 Hari

Nasional
Mahfud: RUU Cipta Kerja Belum Final, Silakan Beri Masukan

Mahfud: RUU Cipta Kerja Belum Final, Silakan Beri Masukan

Nasional
Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan, KPI Minta Komitmen Seluruh Pihak

Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan, KPI Minta Komitmen Seluruh Pihak

Nasional
Bantah Haris Azhar, KPK Sebut Penetapan DPO Nurhadi Bukan Formalitas

Bantah Haris Azhar, KPK Sebut Penetapan DPO Nurhadi Bukan Formalitas

Nasional
Mahfud Tegaskan Pasal 170 RUU Cipta Kerja Akan Diperbaiki di DPR

Mahfud Tegaskan Pasal 170 RUU Cipta Kerja Akan Diperbaiki di DPR

Nasional
Pengamat: Tak Heran jika RUU Cipta Kerja Lebih Berpihak pada Pengusaha

Pengamat: Tak Heran jika RUU Cipta Kerja Lebih Berpihak pada Pengusaha

Nasional
Mahfud MD: Omnibus Law Bukan Istilah Resmi, tapi RUU Cipta Kerja

Mahfud MD: Omnibus Law Bukan Istilah Resmi, tapi RUU Cipta Kerja

Nasional
Omnibus Law RUU Cipta Kerja Seret Dua Pasal Tentang Pers, AJI: Lawan!

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Seret Dua Pasal Tentang Pers, AJI: Lawan!

Nasional
Periksa Anggota Keluarga Wahyu Setiawan, KPK Dalami Aliran Uang

Periksa Anggota Keluarga Wahyu Setiawan, KPK Dalami Aliran Uang

Nasional
Anggota Komisi III Sebut Pasal 170 RUU Cipta Kerja Bertentangan dengan UU PPP

Anggota Komisi III Sebut Pasal 170 RUU Cipta Kerja Bertentangan dengan UU PPP

Nasional
Diminta Stop Bicara ke Media, Kepala BPIP Akan Bentuk Tim Humas

Diminta Stop Bicara ke Media, Kepala BPIP Akan Bentuk Tim Humas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X