Evaluasi Pemilu 2019 Digelar Setelah Sengketa di MK Tuntas

Kompas.com - 10/06/2019, 17:56 WIB
Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Ketua KPU Arief Budiman di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) belum akan menggelar evaluasi Pemilu Serentak 2019. Sebab, saat ini KPU tengah fokus menghadapi gugatan sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Evaluasi Pemilu baru akan digelar usai perkara sengketa di MK selesai.

"Belum (evaluasi Pemilu), nanti setelah sidang MK selesai, nanti akhir Juli atau paling lama awal Agustus baru nanti kita akan lakukan evaluasi," kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019).

Arief menyebut, segala sesuatu yang berkaitan dengan tahapan penyelenggaraan pemilu akan dievaluasi. Mulai dari tahap pencalonan hingga pemungutan suara.

Baca juga: Dubes Inggris Salut dengan Pemilu Serentak di Indonesia yang Rumit

Termasuk, akan dibahas pula usulan-usulan dari seluruh pihak mengenai sistem Pemilu periode selanjutnya.

"Ya semua akan dievaluasi, semua jenis tahapan yang sudah kita jalankan," ujar Arief.

Untuk diketahui, MK bakal menggelar sidang perdana sengketa Pilpres pada 14 Juni 2019. Sedangkan keputusan terkait perkara tersebut akan dibacakan pada 28 Juni 2019.

Adapun sidang sengketa Pileg akan mulai digelar 1 Juli 2019, dan keputusan dibacakan pada 9 Agustus 2019.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X