Kompas.com - 31/05/2019, 22:23 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin di rumahnya di Jalan Situbondo, Kamis (18/4/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin di rumahnya di Jalan Situbondo, Kamis (18/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berangkat ke Singapura untuk menjenguk istri Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, di National University Hospital, Jumat (31/5/2019).

Foto-foto kunjungan Ma'ruf dibagikan melalui akun Instagram-nya, @khmarufamin_.

Dalam foto tersebut, Ma'ruf tampak didampingi oleh istrinya, Wury Estu Handayani.

Ma'ruf diterima oleh SBY, kedua putra SBY yaitu Agus Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono, dan besan SBY, Hatta Rajasa.

Mereka tampak berbincang di sebuah ruangan. Dalam postingannya, Ma'ruf mengatakan Ani Yudhoyono adalah sosok kuat.

Baca juga: Di Sela Perjalanan Dinas, Luhut Jenguk Ani Yudhoyono

Dia mengaku sedih kondisi kesehatan Ani menurun beberapa hari terakhir, setelah beberapa waktu lalu sempat membaik. Berikut ini adalah cerita Ma'ruf yang dia tulis melalui akun Instagram-nya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bismillahirraahmanirrahiim.

Hari ini saya bertolak ke Singapura untuk menjenguk ibu Ani Yudhoyono yang sedang dirawat di rumah sakit National University Hospital (NUH). Ibu Ani adalah sosok yang kuat meskipun kini beliau tengah berjuang melawan penyakit kanker darah.

Semoga perawatan intensif yang dilakukan dapat memulihkan kesehatan ibu Ani. Kita semua sangat sedih mendengar kabar kondisi kesehatan Ibu Ani yang kembali menurun, padahal kemarin sempat membaik. Kita doakan agar ibu Ani segera mendapatkan kesembuhan dan kekuatan dari Allah SWT agar bisa beraktivitas seperti sediakala. Aamiin yarabbal’alamin.

#CepatSembuhIbuAni".

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by K.H. Ma'ruf Amin (@khmarufamin_) on May 31, 2019 at 6:31am PDT

Putri Ma'ruf, Siti Marifah, membenarkan kunjungan ayahnya ke Singapura khusus untuk menjenguk Ani Yudhoyono. Pada Jumat malam ini, Ma'ruf langsung kembali ke Tanah Air.

"Khusus jenguk Bu Ani dan langsung pulang malam ini," kata Siti, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat malam.

Adapun, sebelumnya Agus Yudhoyono mengatakan, ibundanya harus dirawat intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU), NUH Singapura sejak Rabu (29/5/2019). Seluruh anggota keluarga besar SBY pun sudah berkumpul di Singapura.

"Tindakan itu diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan Ibu Ani yang masih belum stabil," ujar Agus Harimurti Yudhoyono dalam pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (30/5/2019).

Baca juga: Sudah Tiga Hari Kondisi Ani Yudhoyono Tak Stabil

Ani diketahui divonis mengidap kanker darah. Kanker darah merupakan jenis kanker yang memengaruhi produksi dan fungsi sel darah.

Artinya, jika seseorang mengidap penyakit ini, produksi atau fungsi sel darah pada tubuhnya tidak normal.

Berkaitan dengan kondisi Ani yang mulai menurun ini, keluarga besar Yudhoyono memohon doa dari masyarakat Indonesia.

"Kami memohon kerelaan hati masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan agar kondisi kesehatan Ibu Ani kembali stabil, terus membaik, dan dapat menjalani proses penyembuhan selanjutnya," ungkap Agus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag Realokasikan Rp 1,981 Triliun untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Kemenag Realokasikan Rp 1,981 Triliun untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Covid-19 Diklaim Turun, Menkes: Presiden Ajak Kita Bersyukur tapi Tetap Waspada

Covid-19 Diklaim Turun, Menkes: Presiden Ajak Kita Bersyukur tapi Tetap Waspada

Nasional
Kemenag: Mobilitas Kiai Tinggi, Riskan Terkena Covid-19

Kemenag: Mobilitas Kiai Tinggi, Riskan Terkena Covid-19

Nasional
Sebaran Kasus Varian Alpha, Delta, dan Beta per 30 Juli, Terbanyak di DKI Jakarta

Sebaran Kasus Varian Alpha, Delta, dan Beta per 30 Juli, Terbanyak di DKI Jakarta

Nasional
KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Sengaja Rintangi Pencarian Harun Masiku

KPK Ancam Pidanakan Pihak yang Sengaja Rintangi Pencarian Harun Masiku

Nasional
Soal Nasib PPKM, Menkes: Sudah Dibahas, Keputusan Disampaikan Presiden atau Menko

Soal Nasib PPKM, Menkes: Sudah Dibahas, Keputusan Disampaikan Presiden atau Menko

Nasional
Penundaan Eksekusi Dinilai Tak Wajar, Pinangki Diistimewakan Kejaksaan?

Penundaan Eksekusi Dinilai Tak Wajar, Pinangki Diistimewakan Kejaksaan?

Nasional
Besok, Dewas KPK Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Lili Pintauli

Besok, Dewas KPK Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Lili Pintauli

Nasional
Menkes: Tolong, Vaksin Booster Dosis Ketiga Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Menkes: Tolong, Vaksin Booster Dosis Ketiga Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Nasional
Wapres: Sudah Ada 605 Kiai dan Ulama Meninggal akibat Covid-19

Wapres: Sudah Ada 605 Kiai dan Ulama Meninggal akibat Covid-19

Nasional
Menag Ajak Pejabat Pemerintahan hingga Tokoh Masyarakat Aktif Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan

Menag Ajak Pejabat Pemerintahan hingga Tokoh Masyarakat Aktif Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan

Nasional
Istimewanya Jaksa Pinangki: Tuntutan Ringan, Potongan Hukuman, dan Penundaan Eksekusi

Istimewanya Jaksa Pinangki: Tuntutan Ringan, Potongan Hukuman, dan Penundaan Eksekusi

Nasional
Pemda Keluhkan Stok Vaksin, Anggota DPR Harap Tak Lama-lama di Gudang Bio Farma

Pemda Keluhkan Stok Vaksin, Anggota DPR Harap Tak Lama-lama di Gudang Bio Farma

Nasional
Banyak Kiai Wafat akibat Covid-19, Wapres Luncurkan Program 'Kita Jaga Kiai'

Banyak Kiai Wafat akibat Covid-19, Wapres Luncurkan Program "Kita Jaga Kiai"

Nasional
Banyak Keluhan soal Stok Vaksin di Daerah, Pemerintah Diminta Gencarkan Lobi ke Produsen

Banyak Keluhan soal Stok Vaksin di Daerah, Pemerintah Diminta Gencarkan Lobi ke Produsen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X