Muhaimin Sampaikan 3 Agenda Politik PKB di Hari Kebangkitan Nasional

Kompas.com - 20/05/2019, 19:13 WIB
Wakil Ketua MPR sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat ditemui di rumah dinas Wakil Ketua MPR, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOWakil Ketua MPR sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat ditemui di rumah dinas Wakil Ketua MPR, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Muhaimin Iskandar, menyampaikan tiga agenda politik PKB dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2019.

Agenda tersebut disampaikan dalam acara diskusi "Kebangkitan Nasional" di DPP PKB, Menteng, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Pria yang kerap disapa Cak Imin ini mengatakan, agenda politik PKB yang pertama adalah pendidikan. Pendidikan menjadi prioritas karena banyak lembaga pendidikan yang merupakan keluarga besar PKB.

Baca juga: Diduga Ada Penggelembungan Suara Caleg PKB, Bawaslu NTT Lakukan Supervisi

"Ratusan ribu lembaga pendidikan yang menjadi keluarga besar kita, butuh kita mutukan dan berdayakan, enggak peduli menteri pendidikannya siapa, itu enggak penting. Yang penting pendidikan NU maju dan bermutu," kata Cak Imin.

Cak Imin mengatakan, PKB juga memprioritaskan usaha kecil dan menengah (UKM). Ia menceritakan langkah yang diambil Menteri Koperasi dan UKM Adi Santoso di era Presiden BJ Habibie untuk membangun fondasi ekonomi kecil menengah lewat koperasi.

"Maka tekad kita adalah dalam waktu yang secepatnya, harus ada UU yang memberi ruang gerak kemajuan ekonomi kelas bawah menengah di tingkat grassroot, di seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: PKB Jabar Wajibkan Seluruh Caleg Terpilih Ikut Sekolah Politik

Selanjutnya, agenda politik PKB adalah memajukan dakwah sosial dan budaya. Cak Imin menyoroti kebudayaan sebagai alat untuk menata Indonesia lebih maju.

"Biarkan Bung Karno menyatakan politik adalah panglima, biarkan Pak Harto menyatakan ekonomi adalah panglima, maka hari ini kebudayaan adalah panglima buat kita menata Indonesia yang lebih maju. Karena disitu terangkum keagamaan, ideologi, dakwah, dan seterusnya yang harus ditata dengan baik," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3,8 Ton Daging Sapi dari Australia Ditemukan Bermikroba, Akhirnya Dibakar Petugas

3,8 Ton Daging Sapi dari Australia Ditemukan Bermikroba, Akhirnya Dibakar Petugas

Nasional
Penantian Panjang Etty Toyib Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi...

Penantian Panjang Etty Toyib Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi...

Nasional
Ketua Gugus Tugas: Covid-19 seperti Malaikat Pencabut Nyawa bagi Kelompok Rentan

Ketua Gugus Tugas: Covid-19 seperti Malaikat Pencabut Nyawa bagi Kelompok Rentan

Nasional
64.958 Kasus Covid-19 di Indonesia, Waspada Kasus Positif yang Belum Terdeteksi

64.958 Kasus Covid-19 di Indonesia, Waspada Kasus Positif yang Belum Terdeteksi

Nasional
UU KPK Hasil Revisi Tetap Berlaku Tanpa Tanda Tangan Jokowi, tetapi...

UU KPK Hasil Revisi Tetap Berlaku Tanpa Tanda Tangan Jokowi, tetapi...

Nasional
Menristek/BRIN Sebut Keppres soal Pengembangan Vaksin Covid-19 Segera Terbit

Menristek/BRIN Sebut Keppres soal Pengembangan Vaksin Covid-19 Segera Terbit

Nasional
Akibat Pandemi Covid-19, Karnaval Internasional Perayaan HUT RI Dibatalkan

Akibat Pandemi Covid-19, Karnaval Internasional Perayaan HUT RI Dibatalkan

Nasional
Kemendagri: Kuota PPDB Jalur Zonasi DKI Jakarta Sudah Sesuai Permendikbud

Kemendagri: Kuota PPDB Jalur Zonasi DKI Jakarta Sudah Sesuai Permendikbud

Nasional
Tiga Mantan Pegawai Pajak Divonis Bersalah dalam Kasus Suap Restitusi Pajak

Tiga Mantan Pegawai Pajak Divonis Bersalah dalam Kasus Suap Restitusi Pajak

Nasional
Bahas Koalisi Pilkada 2020 dengan Golkar, Prabowo: Di Beberapa Tempat Kami Cocok

Bahas Koalisi Pilkada 2020 dengan Golkar, Prabowo: Di Beberapa Tempat Kami Cocok

Nasional
Pemerintah: Aktivitas Masyarakat Tak Dibatasi, tetapi Ingat Protokol Kesehatan

Pemerintah: Aktivitas Masyarakat Tak Dibatasi, tetapi Ingat Protokol Kesehatan

Nasional
Bicara soal Pilkada 2020, Grace Natalie Temui Cak Imin di Kantor DPP PKB

Bicara soal Pilkada 2020, Grace Natalie Temui Cak Imin di Kantor DPP PKB

Nasional
Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur Dinilai Bukti Nepotisme Sebabkan Korupsi

Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur Dinilai Bukti Nepotisme Sebabkan Korupsi

Nasional
Polri Sebut Ada Penurunan Kasus Kriminalitas di Dua Pekan Terakhir Sebesar 3,77 Persen

Polri Sebut Ada Penurunan Kasus Kriminalitas di Dua Pekan Terakhir Sebesar 3,77 Persen

Nasional
Polisi Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla di Riau

Polisi Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla di Riau

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X