Diisukan Tak Lolos Parlemen, Ferdinand Hutahaean: "Enggak Mikirin"

Kompas.com - 25/04/2019, 12:03 WIB
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Ferdinand Hutahaean di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINJuru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Ferdinand Hutahaean di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean beberapa waktu lalu sempat diisukan tidak lolos dalam Pemilihan Legislatif 2019. Menanggapi itu, Ferdinand mengaku memang tidak punya target dalam pileg ini.

"Soal pileg, saya dari awal tidak punya target. Tidak punya ekspektasi untuk lolos karena saya tidak akan mau mengikuti pola politik yang mahal seperti ini," ujar Ferdinand ketika dihubungi, Kamis (25/4/2019).

Baca juga: BPN: Kasus Peretasan Akun Ferdinand Hutahaean Rugikan Prabowo-Sandi

 


Ferdinand mengatakan, dia maju dalam pileg hanya untuk memenuhi pengabdiannya kepada Partai Demokrat. Namun, dia sendiri hanya berupaya semampunya dalam pileg kali ini.

Dia sadar bahwa kampanye pileg membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ferdinand mengaku tidak mau terjebak dengan hal itu.

"Makanya saya hanya turun ke dapil sepanjang warga tidak berharap uang. Jadi dari awal saya memang tidak punya target," kata dia.

Baca juga: Akun Twitter dan E-mailnya Diretas, Ferdinand Hutahaean Lapor ke Bareskrim

 

Meski demikian, dia membantah bahwa dirinya sudah dipastikan tidak lolos menjadi anggota DPR. Ferdinand mengatakan sampai saat ini penghitungan suara masih berlangsung.

"Tetapi lolos atau tidak lolos, saya enggak mikirin," ujar Ferdinand.

Adapun Ferdinand merupakan caleg Partai Demokrat dari daerah pemilihan Jawa Barat V. Dia menempati nomor urut 4 dalam pileg kali ini.

Baca juga: Ini Isi Surat Instruksi SBY kepada Kader Demokrat

Dikutip dari Tribunmedan.com, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengungkapkan fakta melalui akun Twitter pribadinya pada Senin (22/4/2019).

Awalnya ada netizen mengucapkan syukur karena menganggap Fadli Zon gagal melenggang ke DPR.

Yunarto Wijaya lantas menanggapi kicauan tersebut. Ia mengatakan Fadli Zon justru memperoleh suara tertinggi di daerah pemilihannya.

Adapun Ferdinand Hutahahean dan Faldo Maldini belum diketahui nasibnya.

"Yang saya tau Fadli suara tertinggi di dapil itu, dua yg lain memang berat kalo liat survei..." tulis Yunarto Wijaya.

Kompas TV Kericuhan yang terjadi saat jeda <em>off air</em> di arena debat kedua capres Minggu (17/2) malam masih menjadi pembicaraan publik. Dalam video keributan yang kemudian viral, terlihat sejumlah anggota TKN dan BPN adu mulut. Salah satunya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Menanggapi hal ini, Luhut menilai dirinya hanya menjadi penengah saat keributan terjadi. Luhut mengaku menegur langsung anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean.

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X