Peristiwa Unik Pemilu 2019, Swafoto Nicholas Saputra hingga Sujud Syukur Prabowo

Kompas.com - 18/04/2019, 15:55 WIB
Warga menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu serentak 2019 di TPS Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu serentak 2019 di TPS Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019).

KOMPAS.com – Rakyat Indonesia telah menunaikan haknya memilih pemimpin dalam pemungutan suara Pemilihan Umum Serentak 2019 pada Rabu (17/4/2019).

Jalan panjang telah ditempuh sebelum pemungutan suara berlangsung kemarin.

Berbagai kegiatan telah dilakukan, dari kampanye para calon, debat kandidat, dugaan kecurangan, keberpihakan, polarisasi masa, dan segala bentuk emosi masyarakat yang ikut diaduk-aduk karenanya, menjadi pembelajaran politik bagi semua pihak.

Saat hari pemungutan suara berlangsung hingga pengumuman hasil hitung suara sepanjang Rabu, terdapat sejumlah peristiwa menarik.

Berikut ini lima kejadian di antaranya:

Swafoto Nicholas Saputra

Artis peran Nicholas Saputra memenuhi janji mengunggah swafoto di akun Instagram-nya, @nicholassaputra, untuk menunjukkan bahwa ia sudah menggunakan hak suara, Rabu (17/4/2019).Instagram/Nicholas Saputra Artis peran Nicholas Saputra memenuhi janji mengunggah swafoto di akun Instagram-nya, @nicholassaputra, untuk menunjukkan bahwa ia sudah menggunakan hak suara, Rabu (17/4/2019).

Netizen Indonesia, khususnya kaum perempuan, dibuat geger karena salah satu aktor Tanah Air, Nicholas Saputra, untuk kali pertama mengunggah swafoto di media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini menyedot banyak perhatian, karena sebelumnya, pemeran Rangga dalam film Ada Apa dengan Cinta? ini diketahui sangat jarang atau bahkan tidak pernah mengunggah swafoto di media sosial.

Jika dilihat, akun Instagram miliknya @nicholassaputra sebagian besar menampilkan gambar pemandangan alam, kota, atau desain sebuah bangunan.

Sebelum tanggal 17 April, Nico berjanji akan mengunggah foto selfie dirinya jika banyak dari pengikutnya di media sosial yang pergi ke TPS dan menggunakan hak suaranya.

Benar saja, Nico menepati janjinya setelah banyak netizen mengunggah foto jari ungunya di media sosial, tanda sudah berpartisipasi dalam pemilu.

Foto selfie itu menampilkan Nico dengan wajah datar sedikit tersenyum sembari memamerkan jari kelingkingnya yang berwarna ungu.

Foto itu kemudian banyak diabadikan oleh netizen dengan tangkapan layar, karena sang empunya menyebut akan menghapus foto itu setelah 24 jam diunggah.

Sekali lagi Nico menepati janji, 24 jam setelah diunggah, foto itu kini sudah ia hapus dari galeri Instagram-nya dan ia jadikan sebagai foto profil.

Olahraga rumahan ala Ma’ruf

Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin bersepeda di halaman belakang rumahnya sebelum berangkat ke TPS, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin bersepeda di halaman belakang rumahnya sebelum berangkat ke TPS, Rabu (17/4/2019).

Hal menarik juga dilakukan calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin. Dia melakukan olahraga ringan di kediamannya sebelum pergi ke TPS untuk mengikuti pemilu.

Ia mengayuh sepeda statis di dalam kediamannya, dengan menggunakan baju koko putih dan sarung berwarna senada.

Hal itu ia lakukan, karena tidak ada hal khusus yang harus ia lakukan pada hari penentuan kemarin.

Menurut Ma’ruf, mengapa ia mengenakan sarung saat bersepeda, itu karena ia dan sang istri sudah akan segera menuju ke TPS.

"Tetapi terkadang saya pakai celana training juga. Sekarang karena sudah mau berangkat saja," kata Ma’ruf.

Setelah itu ia baru menuju ke TPS tempatnya mencoblos di Koja, Jakarta Utara.

Baca juga: Berserah pada Hari Pencoblosan Ala Maruf Amin...

Prabowo sujud syukur

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan sujud syukur usai konferensi pers tentang klaim kemenangannya di kediamannya Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan sujud syukur usai konferensi pers tentang klaim kemenangannya di kediamannya Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Peristiwa menarik banyak terjadi pada malam hari. Saat itu, sejumlah lembaga survei telah mengumumkan hasil hitung cepat atau quick count yang sebagian besar memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Namun, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto juga mengklaim kemenangan. Bahkan, Prabowo melakukan sujud syukur atas kemenangan yang ia klaim.

Ia melakukan sujud syukur di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, di hadapan para pendukung dan sejumlah tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Prabowo menganggap ia dan Sandiaga telah memenangkan pemilu berdasarkan exit poll yang ia percayai. Dalam kesempatan ini, Prabowo juga menyebut tidak mengakui kebenaran hitung cepat yang sudah banyak ditampilkan oleh berbagai media elektronik.

Dalam orasinya, kemudian ia menyebut akan melakukan sujud syukur atas kemenangan yang ia peroleh.

"Tuhan Maha Besar selalu membela yang benar, saya sebagai muslim saya dengan mengumandangkan takbir dan sesudah itu sujud syukur,” kata Prabowo.

Hal ini mengundang perhatian publik karena ini bukan kali pertama Prabowo mengklaim kemenangan dan melakukan sujud syukur.

Pada Pemilu 2014, Prabowo juga mengakui ia dan pasangannya ketika itu, Hatta Rajasa telah memenangkan pemilu dan melakukan sujud syukur.

Sandiaga cegukan

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meninggalkan kediaman pribadi Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) malam.KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meninggalkan kediaman pribadi Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019) malam.

Masih dari kubu paslon 02, kali ini sang calon wakil presiden Sandiaga Uno yang dikabarkan dalam kondisi kurang sehat pasca-hasil hitung cepat mulai ditayangkan di berbagai media massa.

Hal itu disampaikan salah satu orang di timnya, Yuga Aden. Ia menyebut bahwa Sandi memang ada di dalam kediaman Prabowo, namun ia dalam kondisi kurang sehat.

"Pak Sandiaga istirahat di dalam. Lagi enggak enak badan. Dari sore sampai sekarang cegukan terus, sampai sekarang enggak putus-putus," kata Yuga.

Hal itulah yang membuat Sandi tak terlihat mendampingi Prabowo saat ia berorasi di hadapan para pendukungnya setelah pencoblosan usai.

Jadi, dalam kesempatan kemarin, Sandi tidak memberikan pernyataan apapun kepada awak media. Padahal sebelumnya ia dijadwalkan akan memberi keterangan pers terkait jalannya pemilu.

Baca juga: Ada di Rumah Prabowo, Mengapa Sandiaga Tak Keluar dan Ikut Rayakan Klaim Kemenangan?

Jokowi kembali ke istana

Sementara itu, capres nomor urut 01 Joko Widodo memutuskan untuk kembali ke istana setelah menyaksikan hasil hitung cepat berbagai lembaga survei di Djakarta Theater dan memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

Ia mengaku harus  kembali ke Istana Kepresidenan, karena ada pekerjaan terkait jabatan presiden, yang masih diembannya, yang harus diselesaikan.

"Ke Istana lagi, masih ada kerjaan," ujar Jokowi dari atas mobil yang ia tumpangi.

Ia menuju ke Istana dengan menggunakan mobil Toyoya Alphard berpelat B 2541TOI dari Djakarta Theater pada sore hari.

Dari informasi yang dihimpun, Jokowi tidak akan lama berada di Istana Kepresidenan, karena ia akan kembali ke kediamannya di Paviliun Bayu Rini, Istana Kepresidenan Bogor.

Baca juga: Jokowi: Saya Ke Istana Lagi, Masih Ada Pekerjaan

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Menurun, Kini 58,1 Persen Responden Puas

Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Menurun, Kini 58,1 Persen Responden Puas

Nasional
Ini Tiga Langkah Mudah Beralih ke Siaran TV Digital

Ini Tiga Langkah Mudah Beralih ke Siaran TV Digital

Nasional
IDI Papua Terus Dampingi Tenaga Kesehatan Korban Penyerangan Kelompok Separatis Teroris

IDI Papua Terus Dampingi Tenaga Kesehatan Korban Penyerangan Kelompok Separatis Teroris

Nasional
HUT ke-61, Mensos Dorong Karang Taruna Jadi Mitra Strategis Pemerintah

HUT ke-61, Mensos Dorong Karang Taruna Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Nasional
Pengamat: Golkar Harus Pilih Kader Berintegritas Gantikan Azis sebagai Pimpinan DPR

Pengamat: Golkar Harus Pilih Kader Berintegritas Gantikan Azis sebagai Pimpinan DPR

Nasional
Cegah Covid-19 Klaster PON XX Papua, BNPB Bekali 110 Relawan Protokol Kesehatan

Cegah Covid-19 Klaster PON XX Papua, BNPB Bekali 110 Relawan Protokol Kesehatan

Nasional
Penggugat dari KLB Deli Serdang Cabut Gugatan, Demokrat Harap Sidang PTUN Tak Dilanjutkan

Penggugat dari KLB Deli Serdang Cabut Gugatan, Demokrat Harap Sidang PTUN Tak Dilanjutkan

Nasional
Mulai PTM Lagi, Pemerintah Siapkan Akomodasi Layak bagi Murid Penyandang Disabilitas

Mulai PTM Lagi, Pemerintah Siapkan Akomodasi Layak bagi Murid Penyandang Disabilitas

Nasional
Golkar Bakal Umumkan Pimpinan DPR Pengganti Azis Syamsuddin Selasa Depan

Golkar Bakal Umumkan Pimpinan DPR Pengganti Azis Syamsuddin Selasa Depan

Nasional
Menteri PPPA Sebut Perempuan Berperan Penting Pulihkan Ekonomi akibat Pandemi Covid-19

Menteri PPPA Sebut Perempuan Berperan Penting Pulihkan Ekonomi akibat Pandemi Covid-19

Nasional
Mantan Anak Buah Edhy Prabowo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Mantan Anak Buah Edhy Prabowo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Menko PMK Minta Bangka Belitung Dapat Perhatian Lebih Soal Penanganan Covid-19

Menko PMK Minta Bangka Belitung Dapat Perhatian Lebih Soal Penanganan Covid-19

Nasional
PON XX Papua, BNPB Akan Bagikan 1.000 Masker Setiap Hari

PON XX Papua, BNPB Akan Bagikan 1.000 Masker Setiap Hari

Nasional
4,2 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia dan Antisipasi Lonjakan Kasus di PON Papua

4,2 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia dan Antisipasi Lonjakan Kasus di PON Papua

Nasional
Mengenang Salim Kancil, Aktivis yang Dibunuh karena Menolak Tambang Pasir

Mengenang Salim Kancil, Aktivis yang Dibunuh karena Menolak Tambang Pasir

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.