Kata Ma'ruf Amin, Perlu Dialog untuk Selesaikan Masalah di Papua

Kompas.com - 07/12/2018, 08:48 WIB
Maruf Amin bantah dirinya sakit di kediamannya Kompas.com/Rakhmat Nur HakimMaruf Amin bantah dirinya sakit di kediamannya

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin, menyatakan bersedia berdialog dengan para tokoh Papua untuk menyelesaikan masalah keamanan di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Ma'ruf saat ditemui di kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

"Saya kira dialog itu selalu terbuka untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa," kata Ma'ruf.

Namun, kata Ma'ruf, dialog itu harus dilakukan dalam bingkai NKRI sehingga tak ada opsi pelepasan Papua.

Baca juga: 9 Karyawan Istaka Karya Dipastikan Tewas dibunuh KKB di Nduga Papua

Berbagai hal yang dielaborasi dalam dialog itu di antaranya menyerap aspirasi masyarakat Papua mengenai hal-hal yang selama ini dianggap kurang diberikan oleh pemerintah.

Ia mengatakan, otonomi khusus sudah diberikan kepada Papua. Pemerintah perlu mengetahui apakah ada yang kurang dari otonomi khusus tersebut.

"Otonomi khusus ini kurangnya di mana. bisa didialogkan. Tapi ada limitatifnya. Sepanjang itu masih dalam kerangka NKRI dialog itu selalu terbuka," lanjut dia.

Baca juga: 3 Saran Imparsial untuk Penanganan Pembantaian Pekerja di Nduga Papua

Diberitakan, kelompok bersenjata di Papua, Sabtu (1/12/2018), membunuh 20 orang Kabupaten Nduga.

Korban terdiri dari 19 pekerja proyek jembatan Kali Yigi-Kali Aurak di jalur Trans Papua. Satu korban jiwa lainnya adalah seorang orang personel TNI.

Pembantaian ini diduga dilakukan oleh kelompok separatis, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Polri dan TNI masih melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X