Harga Motor Listrik Gesits Karya Anak Bangsa Rp 22 Juta-Rp 23 Juta

Kompas.com - 07/11/2018, 15:21 WIB
Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik Gesits di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menjajal motor listrik Gesits di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Motor listrik Gesits yang merupakan karya anak bangsa akan dilepas ke pasaran di kisaran harga Rp 22 juta-Rp 23 juta.

Hal ini diungkapkan Direktur PT Garasindo Teknologi Indo (GTI) Zaki Nahdi Saleh selaku salah satu pihak yang mengembangkan dan memproduksi Gesits.

"Kalau dari kita, dari industrinya, kurang lebih Rp 20 juta, harga pasar kurang lebih Rp 22 juta-Rp 23 juta," kata Zaki usai beraudiensi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Jajal Motor Listrik Gesits di Istana, Jokowi Bingung Tak Ada Suara Knalpot


Zaki mengatakan, harga Rp 22 juta-Rp 23 juta itu dipatok tak hanya berdasarkan ongkos produksi, namun juga dengan melihat harga motor konvensional (nonlistrik) yang sekelas dengan Gesits.

Gesits, skutik bertenaga listrik dengan daya motor 5KW yang dapat menempuh jarak sejauh 80–100 kilometer dalam daya baterai penuh, berkecepatan maksimal 100 km per jam.

Spesifikasi ini setara dengan motor skuter bermesin konvensional 125cc.

"Kita mengharap bahwa harga pasar bisa di bawah kompetitor yang sekelas motor konvensional. Kita kan motor listrik pertama," kata Zaki.

Baca juga: Motor Listrik Gesits Diproduksi Massal, Jokowi Bakal Beli 100 Unit

Meski sejauh ini belum diproduksi secara massal, Zaki mengklaim bahwa produk Gesits sudah mendapat sambutan antusias dari masyarakat Indonesia.

Sudah banyak yang memesan motor hasil kolaborasi PT Garasindo dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) itu.

"Kalau dari sisi pasar kita sudah ada preorder. Sampai 30.000 unit. Ini belum publish harga kan," kata dia.

Presiden Jokowi yang pada pagi tadi mencoba motor Gesits ini juga berjanji akan memesan 100 unit. Produksi massal ditargetkan bisa dimulai pada Januari 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei PPI: Mayoritas Responden Ingin Presiden Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Survei PPI: Mayoritas Responden Ingin Presiden Jokowi Terbitkan Perppu KPK

Nasional
Soal Perppu KPK, ICW: Presiden Jokowi Harusnya Tak Gentar Digertak Elite Politik

Soal Perppu KPK, ICW: Presiden Jokowi Harusnya Tak Gentar Digertak Elite Politik

Nasional
Ketum PAN: Kami Dukung Pak Jokowi, Sukseskan Pemerintahannya

Ketum PAN: Kami Dukung Pak Jokowi, Sukseskan Pemerintahannya

Nasional
Survei PPI: Mayoritas Responden Anggap UU KPK Hasil Revisi Lemahkan Pemberantasan Korupsi

Survei PPI: Mayoritas Responden Anggap UU KPK Hasil Revisi Lemahkan Pemberantasan Korupsi

Nasional
Uskup Suharyo Berharap Jokowi Mampu Manata Kehidupan Beragama

Uskup Suharyo Berharap Jokowi Mampu Manata Kehidupan Beragama

Nasional
Polri: Penusuk Wiranto Menyuruh Anaknya Melakukan Serangan ke Polisi

Polri: Penusuk Wiranto Menyuruh Anaknya Melakukan Serangan ke Polisi

Nasional
Survei PPI: Hanya 23,2 Persen Responden Setuju Pengesahan UU KPK Hasil Revisi

Survei PPI: Hanya 23,2 Persen Responden Setuju Pengesahan UU KPK Hasil Revisi

Nasional
3 Kisah yang Diceritakan Prabowo Saat Yakinkan Kader yang Terbelah soal Koalisi

3 Kisah yang Diceritakan Prabowo Saat Yakinkan Kader yang Terbelah soal Koalisi

Nasional
Presiden Jokowi Diminta Tak Ragu Terbitkan Perppu KPK

Presiden Jokowi Diminta Tak Ragu Terbitkan Perppu KPK

Nasional
Densus 88 Tangkap Lagi 4 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman

Densus 88 Tangkap Lagi 4 Terduga Teroris yang Rencanakan Pengeboman

Nasional
Kontras: Periode Pertama, Jokowi Ingkar Janji Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Kontras: Periode Pertama, Jokowi Ingkar Janji Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Menurut Survei, Kinerja Jokowi dalam Berantas Korupsi Kurang Baik

Menurut Survei, Kinerja Jokowi dalam Berantas Korupsi Kurang Baik

Nasional
DPR Belum Miliki AKD, Perbaikan Tipo UU KPK Dinilai Tak Sah

DPR Belum Miliki AKD, Perbaikan Tipo UU KPK Dinilai Tak Sah

Nasional
Imam Besar Masjid Istiqlal Imbau Masyarakat Tak Turun ke Jalan saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Imam Besar Masjid Istiqlal Imbau Masyarakat Tak Turun ke Jalan saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Imam Besar Istiqlal: Masyarakat Resah, Kita Gagal Urusi Persoalan Agama

Imam Besar Istiqlal: Masyarakat Resah, Kita Gagal Urusi Persoalan Agama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X