Bertemu Jokowi, Ibu PKK Ini Curhat 14 Tahun Jadi Guru Honorer

Kompas.com - 02/10/2018, 20:17 WIB
Presiden Jokowi saat membuka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 dan Peresmian Pembukaan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2018 di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (2/10/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Jokowi saat membuka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 dan Peresmian Pembukaan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2018 di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (2/10/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang ibu anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) curhat kepada Presiden Joko Widodo. Ibu tersebut menceritakan nasibnya yang sudah belasan tahun mengabdi sebagai guru honorer, namun tak juga diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

Hal tersebut terjadi Jokowi saat Presiden Jokowi membuka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 dan Peresmian Pembukaan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2018 di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Awalnya, Jokowi meminta dua orang ibu-ibu PKK untuk naik ke atas panggung. Syaratnya, ibu-ibu yang naik ke panggung harus belum pernah mengunjungi Jakarta.

Baca juga: Jokowi Minta Asian Para Games Sesukses Asian Games 2018

Akhirnya, terpilih lah dua orang ibu. Keduanya ditanyai oleh Jokowi mengenai tugas mereka sebagai anggota PKK.

Di akhir sesi, Ibu yang berasal dari Majene, Sulawesi Barat, bernama Hasbah, mengungkapkan keluhannya ke Jokowi.

"Saya ada permintaan, mewakili pada umumnya warga Indonesia yang masuk honor kategori II yang saat ini belum terangkat, terkhusus Kabupaten Majene yang masih kurang gurunya," kata Hasbah.

Hasbah menceritakan, ia sudah 14 tahun mengabdi sebagai seorang guru. Namun, statusnya tak kunjung naik kelas menjadi PNS.

Baca juga: Guru Honorer Jadi Garda Depan Kualitas Pendidikan di Daerah Terluar

"Saya masih (honorer) K-II Pak. Jadi melalui kesempatan ini kiranya kami dapat diangkat menjadi pegawai negeri sipil," kata Hasbah disambut tepuk tangan para ibu-ibu PKK yang hadir.

Jokowi sendiri tidak memberikan tanggapan terhadap curhat Hasbah itu. Ia langsung mengajak Hasbah dan satu ibu lainnya yang berasal dari Magelang untuk berfoto bersama.

"Saya sudah tidak bisa bagi sepeda, jadi foto saja," kata Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Nasional
Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Nasional
Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Nasional
Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Nasional
Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Nasional
Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Nasional
Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Nasional
Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Nasional
Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Nasional
Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Nasional
Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Nasional
Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Nasional
Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Nasional
Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Nasional
KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X