Di Balik Sneakers dan Kaus Berkerah Koalisi Jokowi...

Kompas.com - 01/08/2018, 07:21 WIB
Presiden Joko Widodo saat menerima sembilan orang sekretaris jenderal partai politik pendukung di Istana Presiden Bogor, Selasa (31/7/2017).Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan Presiden Joko Widodo saat menerima sembilan orang sekretaris jenderal partai politik pendukung di Istana Presiden Bogor, Selasa (31/7/2017).

BOGOR, KOMPAS.com — Bukan jas, bukan pula batik, sembilan orang sekretaris jenderal partai politik koalisi pendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019 tampil santai saat bertemu Presiden Joko Widodo, Selasa (31/7/2018).

Kesembilan sekjen yang hadir yakni Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus, Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Platte, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung, Sekjen PPP Asrul Sani, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan.

Baca juga: Pertemuan Jokowi dengan 9 Sekjen Parpol Hasilkan 4 Poin, Satu di Antaranya Masih Rahasia

Mereka tampak kompak mengenakan kaus berkerah, celana jins, dan sneakers. Hal yang menjadi pembeda hanyalah warna yang disesuaikan dengan masing-masing partai politik dan tentu mereknya saja.


Selain ada yang hanya mengenakan kaus berkerah, ada juga yang melapisinya dengan jaket. Bahkan, Arsul Sani, Raja Juli, dan Very Surya juga tidak lupa menyematkan peci hitam di kepalanya.

Baca juga: 150.000 Caleg dari Sembilan Parpol Akan Kampanyekan Keberhasilan Jokowi

Gaya yang tidak jauh berbeda juga terlihat pada sang tuan rumah. Presiden Jokowi tampak mengenakan sneakers hitam bersol putih Yoga Flexknit v2.0 Carbon Black karya anak negeri, NAH Project dan jins yang dijahitnya sendiri.

Jokowi memadukan gaya kasualnya itu dengan kemeja putih lengan panjang yang tergulung hingga lengan, gaya khasnya.

Antipolitik tegang

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengungkapkan, tidak ada perjanjian khusus di antara sekjen parpol mengenai pakaian yang digunakan saat bertemu Presiden Jokowi. Para sekjen hanya menyepakati untuk menjauhi gaya formal dan kaku saja.

Raja Juli menambahkan, gaya tersebut sangat pas dengan suasana pertemuan mereka dengan Presiden Jokowi yang juga santai, hangat, serta penuh canda dan tawa. Meski demikian, hal yang dibincangkan adalah hal yang penting.

"Ini bagian dari politik muda, politik rileks. Selama ini, kan, orang melihat politik itu mukanya masam, cemberut, tegang, kaku, formal. Koalisi Pak Jokowi tidak begitu, sangatlah membahagiakan," ujar dia kepada wartawan, seusai pertemuan.

Baca juga: Jokowi Jamu Makan Malam 9 Sekjen Parpol Pendukung di Kebun Raya Bogor

Hal senada diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Jhonny G Platte.

"Gaya kami ini ya menandakan suatu suasana lingkungan di mana penuh keakraban dalam suasana yang tidak formil, bisa berdiskusi hal-hal yang substansif dan penting," ujar dia.

Namun, ia membantah pemilihan gaya berpakaian yang jauh dari kesan formal itu sekaligus untuk menyindir pertemuan koalisi Prabowo Subianto dkk yang terkesan sangat formal lantaran selalu mengenakan kemeja batik dalam pertemuan-pertemuannya.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X